KLIKJATIM.Com | Bojonegoro--Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Jawa Timur, mendistribusikan paket sembako, selimut dan terpal untuk korban angin kencang disertai hujan di Kecamatan Baureno, Rabu (16/10/2019). Yakni, 1 rumah di Desa Ngemplak dan 3 rumah di Desa Banjaranyar.
Di Bojonegoro Selasa (15/10/2019) terjadi angin kencang dan hujan lebat. Rumah yang roboh milik Siti Aminah (40) warga Desa Ngemplak, Kecamatan Baureno. Kemudian rumah milik Sungadianto (56); Wardi (45); dan Muhari (60) ketiganya warga Desa Banjaranyar, Kecamatan Baureno.
Baca juga: Antisipasi Banjir, TNI dan Warga Sukorejo Gotong Royong Bersihkan Sungai Avur
[irp]
[irp]
Baca juga: Lewat SAPA BUPATI, Warga Sampaikan Jalan Rusak dan PJU, Bupati Bojonegoro Instruksikan Tindak Lanjut
"Untuk bantuan pembaharuan tindak lanjut nanti pihak desa akan membuat proposal dan dikirim ke pemerintah. Bantuan sementara ini dari BPBD hanya memberikan 4 terpal, 2 selimut, 1 paket kesehatan keluarga, 1 peralatan makan dan 5 paket sembako APBD," kata Pelaksanan Tugas (Plt) BPBD Bojonegoro, Umar Ghoni.
Menurut Umar, pemberian santunan bagi korban bencana di atur melalui Peraturan Bupati (Perbup) No.43 tahun 2010 tentang Pemberian Bantuan/Santunan bagi Korban Bencana di Kabupaten Bojonegoro. Namun, menurut dia, pemberian santunan rumah warga yang menjadi korban angin kencang tidak bisa diberikan langsung, karena masih dalam proses.
Baca juga: Banjir Jalur KA Pekalongan, Ratusan Penumpang di Bojonegoro Batalkan Tiket
"Proses untuk penentuan besaran santunan yang diberikan dengan melihat tingkat kerusakannya," ujarnya.
Umar menghimbau, agar warga lebih waspada di musim peralihan dari kemarau ke penghujan. Sebab, tipikal hujan cenderung disertai angin kencang. "Jadi diharapkan warga menanam tanaman sebagai penghalau angin disekitar pemukiman mereka," imbuh Umar Ghoni. (Af/mkr)
Editor : Redaksi