Kemensos Pastikan Dua Lansia Tunanetra di Gresik Terima Bantuan

klikjatim.com
Petugas Kemensos RI didampingi Pendamping PKH Kecamatan Benjeng mengunjungi rumah lansia di Dusun Karang Ploso, Desa Klampok, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik. (ist)

KLIKJATIM.Com | Gresik--Dua perempuan lanjut usia (lansia) di Dusun Karang Ploso, Desa Klampok, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, yang menderita tunanetra dipastikan menerima bantuan dari pemerintah. Sebab, sebelumnya ramai diberitakan kedua lansia bernama Sima (90) dan Siti (86) itu tidak menerima bantuan.

Rabu (16/10/2019) perwakilan petugas dari Kementerian Sosial (kemensos) RI mengunjungi kedua lansia itu di rumahnya. Kunjungan itu untuk memastikan kebenaran jika keduanya tidak menerima bantuan pemerintah. Namun, setelah dikunjungi ternyata keduanya mengaku menerima bantuan. Hadir dalam kunjungan itu perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Gresik, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Benjeng, juga perangkat desa setempat.

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

"Setelah kami kunjungi, kami memastikan yang bersangkutan telah menerima bantuan," kata Pendamping Sosial Lanjut Usia Kemensos RI, Alif Mahmudi, di Gresik.

[irp]

Dijelaskan Alif, Kemensos menerima informasi dua lansia yang menderita tunanetra itu tidak menerima bantuan. Sebagai petugas pendamping, lanjut Alif, pihaknya wajib memastikan benar tidaknya informasi tersebut.

"Ini juga menjadi perhatian Gubernur Jatim Bu Khofifah. Makanya kami turun memastikan. Yang bersangkutan dapat bantuan dari PKH juga bantuan beras," jelasnya.

Terpisah, Pendamping PKH Kecamatan Benjeng, Maslamatin Miladiyah juga memastikan, kedua lansia itu mendapatkan bantuan dari pemerintah. Baik dari program PKH maupun bantuan beras dari bantuan pangan non tunai (BPNT).

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

"Jadi, tidak benar kalau ada informasi Mbah Sima dan Mbah Siti tidak menerima bantuan. Saya memastikan dapat bantuan," katanya.

[irp]

Dikatakan Miladiyah, kedua lansia tersebut secara administratif tercatat dalam satu kartu keluarga (KK). Setiap tiga bulan sekali mendapatkan bantuan uang tunai dari program PKH.

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

"Ada juga kemarin bantuan dari Baznas (badan amil zakat nasioal) Gresik. Warga yang dermawan juga banyak yang membantu," jelas pendamping yang akrab disapa Diyah.

Sima dan Siti merupakan saudara kandung. Sejak lahir keduanya sudah menderita tunanetra. Hingga saat ini keduanya hidup hanya hidup berdua dengan fasilitas rumah seadanya. (iz/mkr)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru