Kondisi Belum Stabil, Perempuan Penderita Kanker Payudara Asal Bawean Tunggu Jadwal Operasi

klikjatim.com
Wasila terbaring di tempat tidur saat dijenguk oleh Anggota Dewan Gresik, Bustami Hazim (dua kiri) di RSUD Ibnu Sina. (Miftahul Faiz/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik – Wasila, seorang perempuan berusia 28 tahun asal Pulau Bawean hanya bisa berharap kesembuhan dari penyakit kanker payudara yang diderita. Kini, Ibu satu anak tersebut masih menunggu jadwal operasi yang akan dilakukan dokter RSUD Ibnu Sina, Gresik.

“Mohon doanya Pak, agar diberikan kesembuhan,” ujar Wasila dengan lirih, saat menerima kedatangan Anggota DPRD Gresik, Bustami Hazim yang menjenguknya di Ruang Dahlia RSUD Ibnu Sina, Senin (14/10/2019).

Baca juga: Dua ABK Kapal yang Sandar di Gresik Tewas Diduga Keracunan Gas, Evakuasi Terkendala Akses Palka Sempit

Wasila yang mengenakan baju motif kotak-kotak berwarna merah hanya terbaring di atas ranjang pasien. Dia ditemani suami tercintanya, Sohib sejak masuk rumah sakit pada Rabu lalu.

[irp]

Diceritakan oleh Sohib, awal diketahui penyakit ini sejak tahun 2017 kemarin. Waktu itu, masih berupa benjolan kecil di bagian dada sebelah kanan.

"Awalnya hanya benjolan kecil saja, tapi malah membesar hingga sekarang," katanya.

Ketika itu, lanjutnya, Wasila sempat menjalani pengobatan alternatif. Selain di Bawean sendiri, juga berusaha mencari obat non medis ke Sidoarjo dan Jombang.

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

Tetapi hasilnya nihil. Bukan kesembuhan yang didapatkan. Justru benjolan itu semakin besar seperti sekarang.

Laki-laki berusia 30 tahun ini mengungkapkan, banyak alasan dirinya menempuh upaya pengobatan alternatif pada saat itu. Utamanya adalah faktor ekonomi.

[irp]

Baca juga: Kecamatan Gresik dan Kedamean Juara Voli Bupati Gresik Cup 2026, Ajang Seleksi Atlet Menuju Porprov Jatim 2027

“Pekerjaan saya hanya nelayan, jadi sangat tidak mungkin bisa membayar biaya operasi hingga puluhan juta rupiah,” tutur Pria lulusan SMP tersebut.

Kondisi demikian membuat sejumlah orang ikut peduli. Termasuk mahasiswa di Pulau Bawean, yang akhirnya melakukan penggalangan dana untuk Wasila. Selain itu, juga diketahui bahwa pengobatan Wasila saat ini akan ditanggung melalui BPJS Kesehatan.

“Untuk rencana operasinya masih belum tahu pasti, karena kondisinya masih belum benar-benar stabil,” tambahnya. (iz/nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru