Pembelajaran Daring Berlanjut, Polisi Gresik Bagi-bagi Buku Ke Siswa

klikjatim.com
Salah satu Anggota Polsek Manyar memberikan buku bacaan kepada seorang anak. (Miftahul Faiz/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Masa  Pandemi Covid-19 yang tak kunjung berakhir mengetuk hati Polmas Polsek Manyar turun ke desa berbagi asa menjaga semangat belajar anak-anak Madrasah Ibtidaiyah.

[irp]

Baca juga: Apresiasi Perjuangan Atlet, KONI Sampang Guyur Reward bagi Peraih Medali Porprov Jatim 2025

Wabah Covid-19 menyebabkan sekolah dan pembelajaran di lembaga pendidikan memaksa untuk mengubah metode belajar tatap muka menjadi pembelajaran dalam jaringan (daring). Menjaga semangat belajar anak-anak agar tidak kendor adalah tujuan Polmas bagi-bagi buku tentang Polisi.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti Pria Laksana  mengatakan, polisi sosok yang ramah dan siap membantu siapapun.

“Termasuk pembagian buku ini yang dibagikan oleh Polmas Desa Betoyokauman Aipda Sujatmiko Hendro,” kata Bima Sakti, Selasa (9/2/2021).

Baca juga: Peringati Hari K3 Internasional, Pelindo Multi Terminal Berbagi Strategi Keselamatan Kerja di Forum Global USU-USM

Mantan Kasat Reskrim Polres Trenggalek itu menambahkan, buku yang terdiri dari dua jilid menggambarkan polisi sebagai penyelamat dan pelayanan prima bagi masyarakat. 

“Bercerita mengenai anak tersesat di pasar kemudian dibantu Polisi, dan Polisi membantu satu keluarga yang sedang terjebak banjir,” beber Alumni Akpol 2013 ini.

“Jadi Polisi itu bukan untuk ditakuti, namun Polisi pun sahabat anak,” tambahnya. 

Baca juga: Terima Kunjungan Kaskogartap III/Surabaya, Bupati Yes Komitmen Perkuat Sinergi Keamanan dan Potensi Agro-Maritim

Bima  berharap, semoga buku tentang Polisi ini memberikan manfaat dan edukasi bagi anak setingkat SD. Yang terdiri dari buku panduan tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia ini hasil kerjasama Devisi Humas Polri dan Pusat Kurikulum Perbukuan Nasional serta Sahabat Anak Indonesia (Kak Seto Mulyadi).

“Kepada para Kepala Sekolah di tingkat Sekolah Dasar apabila akan melakukan metode pembelajaran tatap muka agar tetap mematuhi protokol kesehatan ketat agar tidak terjadi claster baru sebaran Covid-19 di lingkungan sekolah,” pungkasnya. (bro)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru