KLIKJATIM.Com | BOJONEGORO--DPRD Bojonegoro berharap bantuan pembangunan musholla dan masjid dinaikkan nominalnya. Sebab, bantuan untuk tempat ibadah di Bojonegoro berkisar Rp 2 juta dan paling tinggi Rp 10 juta.
Anggota DPRD Bojonegoro, Wahyuni Susilowati mengatakan, sesuai dengan peraturan bupati (Perbup) yang lama, bantuan untuk musholla sekitar Rp 2 juta hingga Rp 5 juta. Sementara bantuan pembangunan masjid Rp 10 juta.
Baca juga: Antisipasi Banjir, TNI dan Warga Sukorejo Gotong Royong Bersihkan Sungai Avur
[irp]
"Paling tinggi bantuan untuk pembangunan masjid Rp 15 juta," katanya, saat menggelar reses di Desa Subontoro, Kecamatan Balen, Kamis (10/10/2019).
Wahyuni berharap, perbup tersebut dirubah oleh Bupati Bojonegoro Anna Muawanah. Dari perbup yang baru, diharapkan nominal bantuan untuk tempat ibadah meningkat seperti semula.
"Harapannya bisa dinaikkan bantuannya mulai Rp 25 juta hingga Rp 50 juta seperti sebelumnya. Sukur bisa sampai Rp 100 juta," kata perempuan yang juga Sekretaris DPD Golkar Bojonegoro itu.
Baca juga: Lewat SAPA BUPATI, Warga Sampaikan Jalan Rusak dan PJU, Bupati Bojonegoro Instruksikan Tindak Lanjut
[irp]
Reses yang digelar Wahyuni itu dihadiri tokoh masyarakat hingga tokoh agama di Kecamatan Kanor, Sumbberrejo, Balen dan Sukosewu. Selain itu, unsur pemuda juga dilibatkan dalam serap aspirasi masa sidang II DPRD Bojonegoro itu.
Berbagai usulan dan aspirasi disampaikan warga yang hadir. Selain urusan bantuan tempat ibadah, pembangunan saluran air, pembangunan jalan hingga perbaikan jembatan disampaikan warga.
Baca juga: Banjir Jalur KA Pekalongan, Ratusan Penumpang di Bojonegoro Batalkan Tiket
"Saya juga menerima aspirasi melalui SMS atau WathsAap untuk mempermudah masyarakat," kata Wahyuni yang kini duduk di Komisi D DPRD Bojonegoro. (af/mkr)
Editor : Redaksi