Bangun Reklame Besar Depan Pemkab Gresik, Pemiliknya Tidak Kantongi Izin

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Gresik - Sebuah konstruksi reklame besar sedang dibangun di depan Kantor Bupati Gresik, Jalan Dr Wahidin Sudirohuso. Menariknya bangunan reklame itu ternyata belum mengantongi selembar izin dari Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP). Kini Satpol PP akan memanggil pemilik reklame asal Surabaya tersebut.

[irp]

Baca juga: Pilkades Serentak 2021, Pengguna Hak Pilih Wajib Prokes

Konstruksi reklame  dikerjakan di depan lahan di Jalan Dr Wahidin Sudiro Husada No 736 tepatnya depan Hotel Bhinneka Gresik. Disana terlihat ada satu reklame mulai didirikan.Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Pemerintah Gresik, reklame dengan tinggi sekitar 8 meter dan lebar 6 meter itu tidak mengantongi izin alias bodong.

Kepala Bidang Pelayanan Perizinan Tata Ruang, Bangunan Dan Lingkungan DPM PTSP Gresik, Yuson Lawupa Malvi memastikan jika reklame yang dibangun di depan kantor bupati Gresik itu bodong.

Baca juga: Keseruan KB-TK YIMI Peringati Maulid Nabi, Belajar, Berprestasi dan Berbagi

“Reklame itu belum ada izinnya,” kata Yuson.Bahkan, pemilik reklame seolah menantang Pemerintah Daerah dengan tidak melakukan pengurusan izin satupun. Hal ini semakin miris lantaran Satpol PP Pemkab Gresik selaku penegak perda juga tidak berani melakukan penertiban.

“Informasi dari teman-teman Satpol PP sudah mendapatkan teguran. Namun sepertinya pengusahanya kucing-kucingan dengan petugas,” imbuh Yuson.

Baca juga: Terbaru, Magic Lightening Premium Diamond 1 Glowing Bisa Atasi Masalah Jerawat Wajah

Sementara itu, Kepala Dinas Satpol PP Pemkab Gresik, Abu Hassan mengaku belum tahu jika ada bangunan reklame tengah dibangun. Dia berjanji akan memanggil pemilik reklame untuk meminta klarifikasi.

“Kami terjunkan personil dengan segera dan memanggil pemilik (reklame) ke kantor besok,” tegas Abu Hasan. (hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru