Rapor dari Kementerian Tetapkan Perumda Tirta Kanjuruhan Raih Peringkat Tiga

klikjatim.com
Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Kanjuruhan, Syamsul Hadi saat diwawancarai awak media. (ist)

KLIKJATIM.Com | Malang - Meski di tengah terjadinya pandemi Covid-19, tapi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Kanjuruhan telah mengukir prestasi peringkat 3 (tiga). Penobatan ini berdasarkan hasil kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Air Minum setempat pada tahun 2020.

[irp]

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

Penilaian dilakukan terhadap 387 BUMD Air Minum di Indonesia oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Yaitu melalui Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM), yang bekerja sama dengan Badan Pemeriksa Keuangan Pembangunan (BPKP).

Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Kanjuruhan, Syamsul Hadi menjelaskan, saat ini semua perusahaan menghadapi kendala dengan adanya pandemi Covid-19. Begitu pula Perumda Tirta Kanjuruhan. 

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

"Tapi kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat seluruh jajaran Perumda Tirta Kanjuruhan, untuk terus bekerja keras melayani masyarakat Kabupaten Malang," terang Syamsul Hadi, Senin (1/2/2021).

Dan kerja keras tersebut membuahkan hasil dengan kenaikan kinerja. Tahun 2019, kinerja Perumda Tirta Kanjuruhan berada di posisi ke 6 dan hasil tahun 2020 naik ke peringkat 3 nasional pada kelompok jumlah pelanggan 100 ribu SR dengan nilai 4,10. Sedangkan dua peringkat di atasnya adalah Perumda Tirta Kerta Raharja Kabupaten Tangerang dan Perumda Tirta Raharja Kabupaten Bandung, dengan nilai masing-masing 4,28 dan 4,13. 

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

Dalam penilaian kinerja ini ada empat aspek. Yaitu keuangan, pelayanan, operasional, dan sumber daya manusia dengan 18 indikator penilaian kinerja.

"Mudah-mudahan hasil penilaian kinerja ini dapat memotivasi seluruh jajaran pegawai, untuk lebih meningkatkan semangat dalam melayani masyarakat. Terlebih membangun inovasi baru," pungkasnya. (asral/nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru