Vaksinasi Kedua di Surabaya Dimulai Jumat Besok

Reporter : Wahyudi
Kota Surabaya akan melaksanakan vaksin covid tahap kedua pada Jumat 29 Januari.

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menjadwalkan VaksinasiĀ kedua di Balai Kota Surabaya, mulai Jumat (29/1/2021). Vaksinasi ini diberikan untuk nakes Surabaya dan forkopimda.

[irp]

Baca juga: Tutup 2025 dengan Doa & Deklarasi, Surabaya Nyatakan Perang Terhadap Premanisme

"15 Orang dari Forkopkmda kemarin juga disuntik semua. Tidak perlu di depan Balai Kota (Taman Surya), di sini saja kita kumpulkan Forkopimda (lobby lantai 2)," kata Whisnu kepada wartawan di Balai Kota Surabaya, Rabu (27/1/2021).

15 Orang yang akan divaksin yakni Plt Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana, istri Plt Wali Kota Dini Syafariah Endah, Kapolrestabes Surabaya, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Danrem 084/Bhaskara Jaya, Kajari Tanjung Perak, Kajari Surabaya, Ketua IDI Surabaya, Kepala Kemenag Kota Surabaya, Kepala Bidang Keperawatan RSU dr Soewandhie, Tim Penggerak PKK, Kepala Cabang Surabaya BPJS Kesehatan, Wakil Ketua Fraksi PKB DPRD Surabaya, Ketua PPNI Surabaya, dan Ketua DPRD Kota Surabaya.

Sebenarnya, 15 orang ini melakukan vaksin kedua di Puskesmas Ketabang sesuai jadwal. Akan tetapi, Whisnu meminta untuk dilakukan di Balai Kota, meski tanpa seremonial seperti Jumat (15/1) lalu.

Baca juga: Pelajar Surabaya Berlatih Konten Video Jurnalistik di museum dr Soetomo

"Nggak mungkin pak kapolres dan pak danrem saya suruh suntik di Puskesmas Ketabang. Karena SMS blast semua di Puskesmas Ketabang," ujarnya.

Sementara untuk evaluasi vaksin terhadap nakes, Whisnu mengaku gejala yang timbul sangat kecil. KIPI atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi ringan hanya terjadi kepada 25 nakes.

Baca juga: PLN Dukung Pemkot Surabaya dalam Pembangunan Waterfront City Sebagai Salah Satu Icon Wisata di Surabaya

"Demam tidak sampai 5, yang banyak memar kemerahan di tempat suntikan, muntah-muntah cuman satu," katanya.

Sementara Whisnu membantah jika adanya 35 nakes positif COVID-19 setelah divaksin. "Ndak ada nakes yg positif setelah divaksin," pungkasnya. (rtn)

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru