Temui Pendemo, Dewan Akan Ngecek IPAL Pabrik Bersama Warga

klikjatim.com
Massa aksi saat berkumpul di Balai Desa Baujeng. (Didik Nurhadi/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Pasuruan - Demonstrasi warga dari lima desa di Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, ditemui anggota DPRD setempat. Wakil rakyat ini sengaja hadir ke lokasi untuk bertemu pendemo di Balai Desa Baujeng, Kecamatan setempat, Senin (7/10/2019).

Nampak hadir pula perwakilan perusahaan. Mereka pun bersama-sama melakukan audiensi, terkait dugaan beberapa pabrik membuang limbah cair sembarangan ke sungai.

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

[irp]

"Nanti kami akan mengajak perwakilan warga dari lima desa untuk mengecek langsung ke pabrik dan melihat bagaimana proses pengelolaan IPALnya (Instalasi Pengolahan Air Limbah)," terang Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, Abdul Rouf.

Politisi asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini berjanji, akan menginvestigasi bersama perwakilan warga. Dari hasil itu diharapkan, bisa mengetahui pabrik-pabrik yang nakal membuang limbah cair sembarangan.

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Menurutnya, tindakan membuang limbah langsung ke sungai adalah salah. Karena dapat mencemari sungai dan termasuk pelanggaran pidana.

[irp]

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

"Mengenai (ancaman) sanksi apakah akan dicabut izin pengoperasiannya, itu urusan pengadilan. Yang jelas kalau tidak ada perbaikan, berarti tidak ada inisiatif dan mereka akan dijerat Undang-undang Lingkungan Hidup," paparnya.

Seperti diberitakan, ratusan warga dari lima desa menggelar demonstrasi dengan memblokade akses Jalan Raya Beji-Pandaan. Antara lainnya Desa Baujeng, Sidowayah, Ngembe, Gungsari dan Kenep. (dik/hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru