KLIKJATIM.Com | Bojonegoro--Selain menanam tembakau di musim kemarau, petani di Bojonegoro juga ada yang menanam kacang hijau. Justru harganya mahal dibanding harga tembakau yang anjlok.
Gunadi, petani di Desa Margoagung Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro mengaku, hasil panen kacang hijau yang ditanamnya tahun ini cukup melpah. Harga jualnya juga cukup tinggi. Yakni, Rp 12 per kilogram setelah dikeringkan.
Baca juga: Pemkab Bojonegoro Dukung Eksplorasi Migas melalui Survei Seismik 2D Lamturo
[irp]
"Harganya naik, tahun lalu harganya Rp 11 ribu," katanya, saat ditemui klikjatim.com, di Bojonegoro, Minggu (6/10/2019).
Gunadi mengatakan, beberapa tahun terkahir ini para petani di desanya selalu menanam kacang hijau di musim kemarau. Selain tidak membutuhkan banyak air, kacang hijau relatif mudah perawatannya.
Baca juga: Gubernur Khofifah Sampaikan Nota Penjelasan Dua Raperda Strategis di DPRD Jatim
"Hasil panen lahan 100 meter persegi dapat 2 kwintal. Termasuk sudah untung," tuturnya.
[irp]
Menurur Gunadi, pilihan para petani menanam kacang hijau lantaran harganya cenderung stabil. Sementara harga tembakau cenderung turun di akhir musim kemarau.
Baca juga: Pemkab Bojonegoro Imbau ASN Konsumsi Produk Lokal Melalui GASPOL
"Jadi, lebih enak dan mudah tanam kacang hijau. Kalau tembakau sering rugi soalnya, nggak pasti," ujarnya. (fif/mkr)
Editor : Redaksi