Pj Bupati Sidoarjo Minta Evaluasi Belanja Pendidikan Berbasis Daring

klikjatim.com
Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono saat meninjau pelaksanaan pembelajaran via daring di SMPN 1 Sidoarjo. (ist)

KLIKJATIM.Com | Sidoarjo - Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono memantau langsung pelaksanaan pembelajaran via daring di sekolah menengah pertama, yang dilakukan di SMPN 1 Sidoarjo, Kamis (21/1/2021). Dari hasil pantauannya, masih perlu ada evaluasi untuk meningkatkan efektifitas pembelajaran daring. Sebab efektifitas pembelajaran daring yang saat ini berjalan hanya sebesar 40%.

[irp]

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

"Perlu adanya evaluasi perilaku administrasi agar sesuai dengan perilaku pembelajaran saat ini. Salah satunya adalah pembelanjaan anggaran. Pembelanjaan harusnya menyesuaikan dengan pembelajaran," terangnya.

Menurutnya, pembelanjaan yang dilakukan dinas pendidikan (Dispendik) maupun pihak sekolah tidak boleh menggunakan sistem pembelajaran model lama. Karena saat ini kondisinya jauh berbeda. 

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Contohnya pada pembelanjaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Dana BOS harusnya digunakan untuk penguatan jaringan. Pasalnya dalam pembelajaran sistem daring, proses transformasi ilmu dari guru ke murid bergantung pada jaringan. 

"Tadi saya tanya, ternyata dana BOS untuk penguatan jaringan hanya 5 persen. Ini kurang, setidaknya 30 persen lah untuk penguatan jaringan. Ini di SMPN 1 Sidoarjo yang notabenenya SMP terbaik di Sidoarjo. Bisa jadi di sekolah lain di bawah standar yang ada di sini," ungkapnya.

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

Dengan demikian, proses pembelajaran sistem daring dapat berjalan lancar tanpa kendala seperti delay yang disebabkan jaringan. "Saya sudah ngomong ke kadispendik dan kepala sekolah tentang hal ini. Intinya, pembelanjaan harus menyesuaikan dengan pembelajaran," ujarnya.

Dalam waktu dekat, lanjut Hudiyono, pihaknya berencana akan memanggil semua kepala sekolah untuk evaluasi pembelajaran sistem daring. Semua dilakukan untuk menjamin semua siswa mendapat kualitas pembejalaran yang prima, meski di tengah pandemi seperti sekarang. (nul)

Editor : Catur Rini

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru