Mana Yang Lebih Baik Antara Lasik atau Kacamata, Yuk..Simak Penjelasan Dokter Spesialis Mata

klikjatim.com
Mana Yang Lebih Baik, Lasik Atau Kacamata? Simak Penjelasan Dokter Spesialis Mata, dr. Ruchyta Ranti, SpM. (ist)

KLIKJATIM.Com | Gresik – Kacamata atau Lasik? Sebagai penderita kelainan refraksi seperti: minus, silinder, rabun dekat, pertanyaan ini memang sering muncul. Lebih baik terus menerus menggunakan kacamata atau Lasik saja?

[irp]

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Pada dasarnya, memilih menggunakan kacamata atau memilih operasi mata lasik tentu membantu penderita gangguan refraksi untuk kembali melihat lebih jelas. Menurut Dokter Spesialis Mata Klinik Mata KMU, dr. Ruchyta Ranti, SpM, gangguan refraksi ini memang membuat seseorang menjadi tidak nyaman. Penglihatan akan kabur dan menjadi tidak jelas.

Hal ini, pasti akan menghambat aktivitas atau produktivitas seseorang. Karena itu, mereka membutuhkan bantuan untuk bisa melihat lebih jelas. Alat bantu yang paling sering disarankan dan terjangkau bagi masyarakat adalah kacamata. “Karena itu, kacamata ditanggung oleh BPJS Kesehatan,” jelas dokter yang berpraktik di Klinik Mata KMU Sidoarjo dan Madura ini.

Lalu, Kacamata atau Lasik?

Dijelaskannya, meski kacamata merupakan alat bantu penglihatan yang paling sering digunakan, tetapi ada pilihan lain yang terbilang favorit dan banyak diinginkan oleh para penderita gangguan refraksi. Yaitu melalui tindakan bedah refraktif, atau yang biasa dikenal operasi lasik. “Mau memilih kacamata atau lasik, semuanya memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing,” jelasnya.

Untuk yang memilih kacamata. Jika lebih nyaman menggunakan kacamata, maka disarankan melakukan hal-hal ini agar tetap nyaman dan sehat.

1.Periksa mata berkala. Minimal 1 bulan sekali untuk mengetahui perkembangan minus atau silinder pada mata.

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

2.Pilih kacamata yang nyaman. Bahan dan bentuk kacamata memengaruhi kenyamanan pemakaian. Karena itu, pastikan kamu sudah memilih kacamata yang ternyaman.

3Mengaplikasikan gaya hidup sehat. Mengonsumsi makanan sehat dan menjaga kesehatan mata dengan menerapkan strategi 20-20-20.

Kemudian bagi yang memilih Lasik. Jika lebih memilih operasi lasik, maka lakukan hal-hal ini juga sebelum lasik, agar segera bebas kacamata.

1.Melakukan konsultasi dengan dokter mata. Untuk mengetahui kondisi kesehatan dan pemilihan teknik operasi hingga kebutuhan medis lainnya.

Baca juga: PLN UP2B Jawa Timur Gandeng Media Perkuat Pemahaman Publik tentang Pengelolaan Sistem Kelistrikan

2.Melakukan persiapan sebelum lasik. Termasuk melepas lensa kontak, penggunaan kosmetik, hingga memastikan kondisi kesehatan mata.

3.Memilih tempat lasik terbaik. Lakukan survey, karena lasik harus dilakukan oleh profesional dengan mengedepankan kenyamanan dan keamanan.

Apapun pilihannya, kacamata atau lasik semuanya adalah sebuah solusi. Hal ini merupakan solusi bagi penderita gangguan refraksi agar lebih jelas melihat. Tentunya dengan berbagai kelebihan dan kekurangannya masing.

“Karena itu, penderita kelainan refraksi harus rutin memeriksakan mata, berperilaku dengan gaya hidup sehat dan mengonsumsi makanan sehat agar penglihatan tetap nyaman,” tuturnya. (*)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru