Permudah Belajar Anak, TPQ di Sidoarjo Dapat Bantuan Alquran Metode Follow Line

klikjatim.com
Penyerahan bantuan alquran metode follow line dari Yayasan Sunan Ampel Sidogiri Pasuruan. (ist)

KLIKJATIM.Com | Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mendapatkan bantuan alquran metode follow line dari Yayasan Sunan Ampel Sidogiri Pasuruan. Bantuan ini secara simbolis diserahkan kepada Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Sidoarjo, yang disaksikan langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Sidoarjo, Hudiyono di Pendopo Delta Wibawa, Sabtu (16/1/2021).

[irp]

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

Perwakilan Yayasan Sunan Ampel Sidogiri Pasuruan, Farzaim mengatakan, jumlah bantuan yang diserahkan sebanyak 12 ribu eksemplar alquran khusus metode menulis (4000 paket). Untuk satu paketnya berisi 3 eksemplar.

"Metode ini memudahkan santri untuk belajar membaca sekaligus menulis," ujar Farzaim.

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Kepala Kantor Kemenag Sidoarjo, Amir Solehudin menjelaskan, bahwa bantuan ini akan disalurkan untuk TPQ yang berjumlah sekitar 2 ribu se Kabupaten Sidoarjo. Salah satunya kepada TPQ Yussar Anugerah Desa Kali Tengah, yang telah mendapatkan jatah bantuan alquran metode follow line tersebut.

Bersamaan itu, Amir juga menyerahkan sertifikat izin operasional TPQ Yussar Anugerah. “Barang siapa yang mengajarkan anaknya belajar alquran sekaligus mengamalkannya, maka Allah (SWT) akan membalas kepada kedua orang tuanya dengan memberikan mahkota, yang bersinar lebih terang dari matahari,” ungkapnya.

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Sidoarjo, Hudiyono sangat mengapresiasi dengan baik terkait pemberian bantuan tersebut. Terlebih dalam masa pandemi Covid-19, karena belajar membaca dan menulis alquran harus tetap dijalankan. Tidak boleh berhenti.

“Belajar membaca dan menulis alquran metode ini sangat memudahkan santri, karena hanya dengan menebali hurufnya dengan pensil saja,” menurutnya. (nul)

Editor : Catur Rini

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru