Hingga 15 Januari, 12 Nakes di Lamongan Meninggal Karena Covid

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Ilustrasi tenaga kesehatan yang menangani pasien Covid-19.

KLIKJATIM.Com | Lamongan - Jumlah tenaga kesehatan di Kabupaten Lamongan yang meninggal akibat terpapar Covid-19 terus bertambah. Hingga 15 Januari lalu Dinkes Lamongan menyebut, tenaga medis yang meninggal terhitung sebanyak 10 orang, terinci 4 dokter, 4 perawat dan 2 bidan.

[irp]

Baca juga: Lantik Pengurus PAC GP Ansor Sekaran, Wabup Dirham Ajak Pemuda Jadi Garda Depan Pembangunan SDM Lamongan

Bahkan pada Kamis 14 Januari kemarin, ada dua tenaga kesehatan yang meninggal dunia sekaligus akibat terpapar Covid-19. Masing-masing anggota DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Lamongan, Asikin. Kemudian dr Muhammad Syamsu Dluha,  dokter di RS Muhammadiyah Lamongan (RSML).

Menurut Yatno  Wakil Ketua Bidang Hukum dan Pemberdayaan Politik, DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Lamongan, anggotanya memang ada yang meninggal dunia. "Benar, Pak Asikin meninggal kemarin," kata Yatno.

Baca juga: Targetkan Angka Kemiskinan Turun ke 11,95 Persen, Pemkab Lamongan Perkuat Strategi Lintas Sektor

Dikatakan, Asikin adalah seorang perawat yang sehari-hari bertugas di Puskesmas Maduran, asal Pucuk. Kematian Asikin ini menambah daftar perawat di Lamongan yang meninggal dunia karena terpapar virus Corona. Hingga saat ini, menurut  dia, sudah ada 4 perawat anggota PPNI Lamongan yang meninggal akibat Covid-19. Meninggalnya empat perawat Lamongan akibat Covid-19 tersebut, terjadi dalam kurun waktu dua bulan terakhir.

Bulan Desember 1 orang, Januari 3 orang. Mereka yang meninggal rata-rata usia 50 tahun. Sementara tenaga perawat yang terpapar, menurut Wakil Ketua DPD PPNI Lamongan lebih dari 100 orang.  "Jumlah pastinya saya tidak hafal. Tapi yang jelas 100 orang lebih perawat yang terpapar," pungkas Yatno. (hen)

Baca juga: Efektivitas Birokrasi, Perampingan OPD Pemkab Lamongan Resmi Diberlakukan

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru