Gojek Enggan Komentari Kabar Merger dengan Tokopedia

Reporter : Wahyudi

KLIKJATIM.Com | Jakarta - Kabar baru di awal 2021 datang dua aplikator Gojek Indonesia dan Tokopedia dikabarkan bakal melakukan penggabungan usaha alias merger. Namun demikian manajemen Gojek Indonesia enggan mengomentari kabar ini.

[irp]

Baca juga: Hari Perempuan Internasional, Gojek Perkuat Komitmen untuk Ciptakan Ruang Publik Aman

Kabarnya, nilai merger kedua raksasa digital di Indonesia itu mencapai 18 miliar dollar AS atau setara Rp 250,2 triliun (kurs Rp13.900 per dolar AS).

Kabar ini mulanya berhembus dari pemberitaan Bloomberg. Menurut pemberitaan, kedua perusahaan rintisan (start-up) tengah menggelar diskusi terkait merger ini.

Baca juga: Jadi Andalan Konsumen Saat Musim Hujan, Gojek Bekali Mitranya Dengan Jas Hujan  

Rencana ini disebutkan sudah menjadi pertimbangan kedua perusahaan sejak 2018.Kabarnya, merger kemungkinan bakal dilakukan dalam beberapa bulan ke depan.

Bila bergabung, nilai perusahaan yang terkenal dengan bisnis ojek online dan e-commerce itu akan tembus 25 miliar dollqr AS atau Rp 347,5 triliun. Isu ini berhembus di jelang rencana penawaran saham perdana (Initial Public Offering/IPO) Tokopedia di bursa saham.

Baca juga: Pilkades Serentak 2021, Pengguna Hak Pilih Wajib Prokes

Sementara itu, Nila Marita,Chief Corporate Affairs Gojek dalam keterangan resminya menyatakan tidak berkomentar seputar kabar tersebut.

"Kami tidak dapat memberikan komentar terhadap rumor dan spekulasi di pasar," kata Nila Marita. (hen)

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru