KLIKJATIM.Com | Surabaya—Sebanyak 20 civitas akademika di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) terkonfirmasi positif covid-19. Bahkan seorang di antaranya telah meninggal dunia.
[irp]
Baca juga: Pandangan Terhalang Kabut? Ini Tips Berkendara Aman Menggunakan Motor Matic dari MPM Honda Jatim
Kepala Humas Unesa, vinda Maya Setianingrum mengatakan, saat ini kampus Unesa melakukan pembatasan kegiatan berskala besar (PKBB). PKBB di lingkungan kampus Unesa ini diberlakukan selama 4-15 Januari 2021.
"Berdasarkan laporan data dari satuan crisis centre Unesa dan hasil tracing, hingga saat ini sedikitnya 20 orang civitas akademika meliputi dosen hingga pegawai Unesa, positif covid-19," tuturnya.
Warga civitas akademika Unesa ini diketahui positif covid-19 berdasarkan hasil tes swab, dan satu orang lainnya meninggal dunia pada dua minggu lalu. Tim satuan crisis center Unesa, hingga saat ini masih melakukan tracing.
Dia menyebutkan, perberlakuakn PKBB yang bertujuan memutus mata rantai penyebaran covid-19, agar tidak semakin meluas, diberlakukan selama dua minggu di kampus Unesa Ketintang, dan kampus Unesa Lidah Wetan Surabaya.
"Selama masa PKBB, sistem kerja diganti menjadi work from home (WFH) atau kerja dari rumah, dan work from office atau kerja dari kantor. Petugas yang melaksanakan piket dibatasi maksimal 25 persen dari total pegawai di unit kerja, dan wajib melaksanakan protokol kesehatan yang ketat," tegasnya.
Dia juga menambahkan, bagi anggota civitas akademika Unesa yang berlibur di luar kota, diwajibkan menjalani rapid test dan isolasi mandiri sebelum kembali masuk ke kampus atau unit kerja masing-masing.
Baca juga: Ngaku Mau Tagih Utang, Dua Pemuda Malah Curi HP Penghuni Kos
Vinda juga mengakui, kasus covid-19 di lingkungan kampus Unesa terus meningkat sejak Desember 2020. Bahkan, ditemukan ada klaster keluarga setelah adanya libur panjang akhir tahun.
Para civitas akademika Unesa yang dinyatakan positif ini, sebagian menjalani rawat inap, dan sebagian lain menjalani isolasi mandiri di rumah atau hotel dengan penanganan pemerintah daerah setempat. Sedangkan untuk mahasiswa Unesa yang kini menjalani ujian akhir semester (UAS), semua dilaksanakan secara daring. (hen)
Editor : Redaksi