Baca juga: Anak Pengasuh Panti Asuhan di Surabaya Cabuli Penghuni Panti
Whisnu juga mengatakan, Personil juga ditugaskan untuk menjaga perbatasan kota untuk filterisasi masyarakat yang keluar maupun masuk kota Surabaya.
"Jadi kita memang selektif, tidak semua kita tahan, kalau memang kerja shift malam boleh masuk, yang KTP Surabaya juga boleh masuk, dan untuk orang luar kota tidak ada kepentingan khusus kita arahkan balik kanan," tegasnya.
Pemkot juga sudah menertibkan pedagang kaki lima disekitar Suramadu untuk meminimalisir kerumanan massa. Selain itu, Swab Hunter juga disiapkan di 10 titik untuk menindak kerumunan massa.
"Hari inipun PKL yang di sekitar Suramadu tidak boleh berjulan untuk mengurangi kerumunan, termasuk Swab Hunter juga kita siapkan di Terminal Kenjeran," pungkasnya. (mkr)
Baca juga: Pelaku Pelemparan Molotov ke Pos Polisi Waru Ditangkap, Ngaku Sakit Hati karena Ditilang
Baca juga: Pos Polisi Ahmad Yani Surabaya Dilempar Molotov, Nyaris Terbakar
Editor : Redaksi