Kadin Jatim Sebut Penerapan PSBB Turunkan Optimisme Dunia Industri

klikjatim.com
Ketua Kadin Jatim Andik Dwi Putranto

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Jatim menilai, wacana penerapan PSBB jilid II di sejumlah wilayah di Jawa Timur akan menjadi pukulan berat bagi industri dan pemilik usaha.

[irp]

Baca juga: Kadin Jatim Sebut Sumenep Magnet Baru Investasi di Timur Madura

Dalam wawancaranya dengan salahsatu radio di Surabaya, Ketua Kadin Jatim Andi Dwi Putranto mengatakan, pihaknya tidak menyalahkan kebijakan pemerintah dalam menerapkan PSBB seandainya itu ditempuh. Karena tugas pemerintah yang utama adalah menjaga kesehatan masyarakat dan penyebaran Covid-19 bisa terputus.

"Namun tentunya PSBB ini (akan menjadi) pukulan berat untuk kita semua, ekonomi, pengusaha,” kata Adik Dwi Putranto.

Baca juga: Gila, Suami di Surabaya Tega Jual Istri Seharga Rp 500 Ribu

Dia meminta pemerintah berbicara dengan kalangan usaha jika wacana pemberlakuan PSBB terjadi. Sebab, kalangan dunia usaha yang terpenting adalah menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. “Yang penting tempat-tempat usaha sudah harus melaksanakan protoko kesehatan ketat, kalau sudah, nggak perlu lah PSBB. Ya, dibilang ancaman, memang. Tapi pandemi ini kan tetap harus dikendalikan. Makanya yang penting bagaimana penerapan prokes di setiap usaha,” ujarnya.

Andik menambahkan, kabar akan didistribusikannya vaksin dalam waktu dekat telah membawa sentimen positif bagi para pemilik usaha. Dengan begitu, ada harapan kelangsungan usaha kembali berkembang dan pemulihan ekonomi segera berjalan. Namun, jika PSBB kembali diberlakukan, hal itu akan menyurutkan optimisme para pemilik usaha.

Baca juga: TTL Berbagi Kebahagiaan Ramadhan bersama 141 Anak Yatim

“Kemarin angka penurunan sampai -5% di Jatim. Tapi sekarang mulai naik-naik sedikit. Mungkin sampai Triwulan IV prediksi saya paling nggak 0% lah dan itu lumayan karena ekspor sudah mulai jalan,” ujarnya. (hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru