Khofifah Kendarai Motor Tinjau Gereja-gereja di Surabaya

klikjatim.com
Gubernur Jatim Khofifah mengendarai sepeda motor memantau kondisi gereja di Surabaya.

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Dengan mengendarai motor, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Forkopimda Jatim bergerak menuju gereja-gereja untuk memastikan kondisinya aman serta menerapkan protokol kesehatan.

[irp]

Baca juga: Sapa Bansos di Sidoarjo, Khofifah Salurkan Rp3 Miliar Lebih untuk Perkuat Ekonomi Warga Jelang Ramadhan

Titik pertama yaitu Gereja Kristus Radja di Kecamatan Tambaksari, Surabaya. Disana, Khofifah dan rombongan diterima oleh Romo Markus Marcelinus Hardo Iswanto CM. Begitu tiba, telah disiapkan bilik disinfektan serta pengecekan suhu tubuh. Tidak hanya itu, di sisi-sisi gereja telah disiapkan tempat cuci tangan dan hand sanitizer.

Setelah itu, Khofifah bersama Wagub Emil, Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim langsung meninjau ke dalam gereja. Tampak kursi jemaat yang telah diatur berjarak untuk menerapkan physical distancing.

"Di sini (Gereja Kristus Radja) kita lihat protokol kesehatan telah dilakukan secara ketat. Kemudian di segi keamanan, Polri dan TNI juga telah melakukan langkah-langkah pengamanan  sehingga jemaat yang beribadah disini bisa khusyu dan tenang,” kata Khofifah, Kamis (24/12/2020).

Meski pandemi Covid-19, kata Khofifah, kondisi ini tidak mengurangi kehidmatan dalam beribadah, karena sebagian besar gereja telah menyediakan fasilitas misa  secara virtual yakni lewat live streaming.

Baca juga: Gila, Suami di Surabaya Tega Jual Istri Seharga Rp 500 Ribu

“Gereja-gereja yang saya datangi ini hanya membolehkan kapasitas maksimal 25 persen dari total daya tampung gereja. Mereka yang bisa mengikuti misa hanya yang menerima undangan dan duduk sesuai nomor kursi,” katanya.

Sebagai informasi, Gereja Kristus Radja sendiri hanya menampung 25 persen jemaat yang beribadah langsung, dari total kapasitas yang tersedia. Kebaktian Natal sendiri pada Kamis (24/12) diselenggarakan satu kali yakni pukul 18.00 WIB.

Sedangkan kebaktian pada Jum’at (25/12) diselenggarakan sebanyak 4 kali yakni pukul 06.00, 10.00, 16.00, dan 19.00 WIB. Bagi jemaat yang tidak hadir langsung di gereja, disediakan layanan ibadah melalui live streaming.

Baca juga: TTL Berbagi Kebahagiaan Ramadhan bersama 141 Anak Yatim

Sementara itu, seperti halnya Gereja Kristus Radja, Gereja GPIB Immanuel juga menerapkan protokol kesehatan ketat. Seperti pengecekan suhu tubuh, penyediaan tempat cuci tangan dan lain- lain. Termasuk daya tampung jemaat yang hanya 25 persen dari kapasitas gereja.

Selain itu, jemaat yang mengikuti misa harus mendaftar terlebih dahulu dan ada batasan usia. Dimana balita, anak-anak dan lansia dilarang mengikuti misa secara langsung di gereja, dan disarankan mengikuti secara live streaming. (hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru