KLIKJATIM.Com | Pasuruan - Pemerintah Kota Pasuruan bakal memindahkan lokasi karantina pasien Covid-19 dari Gedung Gradika ke hotel. Selama ini tempat karantina pasien Covid-19 di Kota Pasuruan adalah Gedung Gradika yang tak lama bakal tidak digunakan.
[irp]
Baca juga: Pilkades Serentak 2021, Pengguna Hak Pilih Wajib Prokes
"Kebijakan pemindahan lokasi karantina tersebut akan dilaksanakan mulai tahun depan. Di Kota Pasuruan saat ini, tempat karantina pasien Covid-19 selain di rumah sakit, adalah Gedung Gradika dan shelter-shelter yang ada di setiap kecamatan," kata Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pasuruan, Kokoh Arie Hidayat.
Baca juga: Marak Dugaan Pungli, Dispendik Pasuruan Didemo
Menurut Kokoh, shelter-shelter kecamatan diperuntukkan bagi orang-orang yang menunjukkan hasil reaktif saat menjalani rapid test. Ketika sudah di-swab test dan hasilnya positif, barulah dipindahkan ke hotel. Ada satu hotel di Kota Pasuruan yang bakal disewa pemkot. Kokoh melanjutkan, pemkot memprioritaskan 50 persen dari jumlah kamar yang ada di hotel tersebut untuk tempat karantina pasien Covid-19. “Nanti, ya, satu orang satu kamar,” imbuh Kokoh.
Baca juga: Terbaru, Magic Lightening Premium Diamond 1 Glowing Bisa Atasi Masalah Jerawat Wajah
Sebagai catatan, selain rencana memindahkan tempat karantina pasien Covid-19 ke hotel, tahun depan Pemkot Pasuruan juga telah menganggarkan pembelian vaksin sebesar Rp30 miliar. (hen)
Editor : Redaksi