KLIKJATIM.Com | Gresik - Seorang bocah usia 8 tahun asal Kecamatan Cerme meninggal dunia karena tenggelam di sebuah kubangan sedalam 2 meter. Adi Yusuf Maulana (8) murid kelas 3 Sekolah Dasar asal Desa Betiting Kecamatan Cerme ini ditemukan meninggal dunia, Sabtu 19 Desember 2020 menjelang Maghrib.
[irp]
Baca juga: Groundbreaking Pabrik Nitrat di Gresik, Kapolres Dukung Penguatan Industri dan Ketahanan Pangan
Berdasarakan Informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula saat korban bersama lima temannya berangkat memancing di sekitar rumah pada pukul 16.00. Kendati cuaca gerimis, namun mereka tetap pergi memancing ikan di sebuah kubangan di belakang SDN Betiting dalam kompleks Perumahan Cerme Indah, tempat tinggalnya.
[caption id="attachment_44663" align="alignnone" width="300"]
Warga Perumahan Cerme Indah saat mengevakuasi jasad korban dari kubangan di belakang SDN Betiting[/caption]
Baca juga: Pemeran “Shaka Oh Shaka” Sapa Penggemar di Gressmall Gresik
Keenam bocah ini awalnya riang bisa memancing bersama dengan teman-temannya hingga lupa kondisi bahaya mengancam mereka. Sebab kondisi tanah dekat kubangan bekas galian C ketika gerimisitu licin. Dan kekhawatiran itu terjadi ketika Adi terpeleset lengah kakinya terpeleset dan tercebur di dalam kubangan.
Sejumlah temannya dikabarkan panik kabur pulang memberitahukan kepada orang tuanya masing-masing. Akhirnya warga perumahan bergegas menuju kubangan di belakang SDN Betiting itu dan mencari korban. Setelah kubangan selebar 70 meter persegi itu diubek selama 1,5 jam Adi ditemukan di dasar kubangan. Namun, nyawa Adi tidak tertolong. Bocah 8 tahun itu meninggal dunia.
Baca juga: Serahkan SK PNS dan Perpanjangan PPPK, Bupati Gresik Tekankan Integritas ASN
Camat Cerme Suyono dikonfirmasi membenarkan ada kejadian siswa tenggelam di sebuah kubangan di belakang SDN Betiting, Kecamatan Cerme itu. “Iya tadi (Sabtu) malam pukul 21.00 korban dimakamkan di TPU dalam kompleks perumahan,”ujar Suyono dikonfirmasi melalui Whatsapp, Minggu 20 Desember 2020. (hen)
Editor : Redaksi