Baca juga: Eri Armuji Unggul Telak dari Kotak Kosong dalam Quick Count Sementara
Komisioner KPU Kota Surabaya, Subairi mengatakan, apa yang dicapai oleh KPU Surabaya dengan memperoleh dua penghargaan tersebut merupakan kerja tim, termasuk peran penting panitia Ad hoc seperti PPK, PPS serta KPPS.
"Kita kan realistis saja, kan sudah ada yang menilai. Yang pasti kita dari 3 kategori itu kita memborong juara. Itu pencapaian yang luar biasa (bagi KPU Surabaya) di era pandemi ini," kata Subairi Jum'at (18/12/2020).
Subairi juga mengatakan, bahwa penghargaan yang didapat juga tidak lepas dari kerjasama dan peran awak media. Sehingga informasi melalui pemberitaan dapat tersampaikan ke masyarakat.
"Termasuk kita sosialisasi dengan mengundang teman-teman media setiap tahapan. Baru Surabaya yang ada. Ya makanya peran media itu cukup penting dalam rangka menyabet 2 penghargaan itu," tambahnya.
Sebelumnya, KPU Surabaya sempat menerapkan sosialisasi yang inovatif agar membuat pemilih berpartisipasi dalam Pilkada Surabaya. Seperti Mulai bekerjasama dengan stasiun televisi menggelar seni budaya, terus lomba mural, lomba kartun, hingga lomba video pendek.
Dalam penghargaan kategori Publikasi Website Terproduktif berhasil diperoleh KPU Kabupaten Kediri (peringkat I), KPU Kota Surabaya (peringkat II), serta KPU Kabupaten Pacitan (peringkat lll).
Kemudian tiga (3) KPU yang mendapat penghargaan kategori Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih (Sosdiklih) Terinovatif adalah KPU Kota Blitar (peringkat l), KPU Kabupaten Ngawi (peringkat ll) dan KPU Kota Surabaya (peringkat lll). (mkr)
Baca juga: Gila, Suami di Surabaya Tega Jual Istri Seharga Rp 500 Ribu
Editor : Redaksi