Tokoh Masyarakat Ditahan Kejaksaan, Warga Desa Bulusari Kecamatan Gempol Luruk Balai Desa

klikjatim.com
Ratusan warga Dusun Jurang Pelen I, Desa Bulusari, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan mendatangi balai desa setempat

KLIKJATIM.Com | Pasuruan - Penahanan terhadap H Samud, tokoh masyarakat Desa Bulusari Kecamatan Gempol, Pasuruan berbuntut protes warga. Ratusan warga Dusun Jurang Pelen I, Desa Bulusari, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan meluruk balai desa mendatangi balai desa setempat, Jum’at (10/12). Mereka untuk mempertanyakan penahanan terhadap H. Samud kepada Kades Bulusari, Nurhayati.

[irp]

Baca juga: Pilkades Serentak 2021, Pengguna Hak Pilih Wajib Prokes

H Samud ditahan bersama pengusaha galian C oleh Kejari Pasuruan, Kamis siang  dalam kasus dugaan pengerukan Tanah Kas Desa (TKD) Bulusari. Sebelumnya mantan kepala desa Bulusari juga sudah ditahan kejaksaan bahkan kasusnya sudah disidangkan. 

Warga mendatangi di Balai Desa Bulusari sekitar pukul 13.30. Mereka didominasi emak-emak. Mereka emosi lantaran sudah lama menunggu, tapi tak ditemui kades. “Nek gak ditemoni saiki, warga Jurang Pelen I ate teko kabeh (kalau tidak ditemui hari ini, semua warga Jurang Pelen I akan datang semua,” ancamnya

Baca juga: Marak Dugaan Pungli, Dispendik Pasuruan Didemo

Namun setelah menunggu 2 jam lebih, keinginan warga untuk bisa menemui Kades Nurhayati gagal.  Lantaran gagal menemui kades, warga sempat emosi dan hendak melabrak kantor desa. Namun, aksi mereka bisa diredam setelah petugas Kepolisian dan Koramil dibantu Satpol PP melakukan negoisasi.

“Ibu kades sedang tidak ada di kantor. Informasi yang kami terima bu kades sedang ada acara di pemkab sehingga tidak bisa menemui warga,” jelas Sekdes Bulusari Arie Setiawan saat dikonfirmasi wartawan.

Baca juga: Terbaru, Magic Lightening Premium Diamond 1 Glowing Bisa Atasi Masalah Jerawat Wajah

Terpisah, Kapolsek Gempol Kompol Kamran mengataan pihaknya sudah menerjunkan belasan personel untuk berjaga di lokasi mengantisipasi aksi-aksi yang tidak diinginkan. “Kita hanya mengawal jalannya aksi demo saja,” ujarnya singkat. (hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru