Sempat Tertunda, Rumah Sakit Lapangan Ijen Boulevard di Malang Akhirnya Dioperasikan

klikjatim.com
Gubernur Jatim, Khofifah saat melakukan kunjungan ke RS Lapangan Ijen Boulevard di Malang. (ist)

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Rumah Sakit Lapangan Ijen Boulevard Malang mulai beroperasi per hari ini, Kamis (17/12/2020). Tentunya hal ini menjadi kabar baik bagi masyarakat yang berada di wilayah Malang Raya, Blitar dan sekitarnya.

[irp]

Baca juga: Apresiasi Loyalitas, MPM Honda Jatim Siapkan 6 Unit Honda PCX160 Khusus untuk Konsumen Banyuwangi

Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa mengatakan, RS Lapangan tersebut memiliki kapasitas 306 bed dengan beragam fasilitas pendukung. Di antaranya jogging track, tempat karaoke, koneksi wifi dan cafe yang dibuka selama 24 jam, serta CCTV di setiap kamar untuk memonitor pasien Covid-19.

“Pasien yang dirawat di RS Lapangan Ijen Boulevard adalah yang kategori sedang dan ringan. Diharapkan dengan adanya fasilitas yang membuat nyaman bisa dengan mudah meningkatkan imunitas para pasien, sehingga bisa cepat sembuh,” ujar Khofifah.

Baca juga: Sinkronisasi Pusat: Khofifah Pastikan WFH ASN Pemprov Jatim Berlanjut, Jadwal Geser ke Hari Jumat

Pengoperasian rumah sakit ini sempat tertunda karena penambahan kasus Covid-19 di Jatim, khususnya di Malang yang sempat melandai. Namun setelah melihat lonjakan jumlah kasus positif di Malang Raya yang cukup signifikan per November 2020, akhirnya RS darurat ini diaktifkan.

"RS Lapangan ini semula direncanakan beroperasi Oktober 2020, kemudian sempat terhenti karena kasus sudah melandai. Akhirnya kami lanjutkan kembali pembangunannya setelah bulan November ada lonjakan kasus," jelasnya.

Baca juga: Perkuat Pendidikan Vokasi, MPM Honda Jatim Kini Miliki 17 TUK Astra Honda Berstandar Industri

Dengan meningkatnya jumlah kasus positif Covid-19, pihaknya akan lebih gencar melakukan operasi yustisi. Pada operasi ini akan dibarengi dengan denda dan sanksi yang lebih mengedukasi agar masyarakat lebih disiplin.

“Hal semacam ini harus dilakukan agar masyarakat tetap waspada, bahwa penyebaran Covid-19 belum berhenti,” pungkas orang nomor satu di Jatim tersebut. (nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru