KLIKJATIM.Com I Jombang - Dua kelompok massa tawuran di Mojowarno Jombang. Mereka berasal dari dua perguruan silat, beladiri Ikatan Keluarga Silat (IKS) Putra Indonesia (PI) Kera Sakti dengan PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate). Aksi ini sempat meluas hingga wilayah Bareng.
[irp]
Baca juga: Polres Jombang Ungkap Praktik Ilegal Pengoplosan LPG Subsidi, Dua Orang Diamankan
Kapolsek Mojowarno, AKP Yogas mengatakan bentrokan terjadi dipicu dari miskomunikasi. Diawali dari konvoi IKSPI yang melakukan dari Ngrimbi, Kecamatan Bareng, pada Minggu (13/12/2020) dini hari. Kemudian terjadi kesalahpahaman kedua kubu hingga berujung bentrok antara IKSPI dan PSHT.
Akibat bentrokan ini, sebanyak lima pendekar PSHT luka ringan. "Saat ini, masih dilakukan visum. Selain itu, kami melakukan pemeriksaan dan memintai keterangan,” ungkapnya , Senin (14/12/2020) malam.
Menurutnya, proses penyelesaian pertikaian dua perguruan pencak silat tersebut masih dalam proses, dan saat ini kasusnya dilimpahkan ke Polres Jombang. Ironisnya di tengah penyelesaian itu, terjadi lagi bentrokan.
Baca juga: Tawuran Antar Perguruan Silat, Polres Jombang Tangkap 8 Pelaku
Sekitar tadi pukul 17.30 WIB ada sekelompok rombangan IKSPI turun dari Ngrimbi dan ngepos di wilayah Mojowarno. "Terjadi kres sedikit,” tambahnya.
Saat ini, kata Yogas, suasana sudah cukup kondusif. Dalam pengamanan pertikaian antar dua perguruan silat itu, Yogas mengatakan dibantu oleh Polsek Rayon dan dua unit Tim Sabhara.
Baca juga: Polisi Ringkus Komplotan Perampok Pasutri di Jombang, Dua Pelaku Masih Buron
“Alhamdulillah sejauh ini sudah cukup kondusif. Ke depannya kami berkordinasi kepada ketua perguruannya mengajak dan mengimbau untuk colling down. Apalagi sebentar lagi akan Pilkades serentak pada tanggal 16 Desember,” lanjutnya seperti dilansir Kabarjmbng...
Pihaknya juga menyebut, saat ini tengah dilakukan patroli melibatkan Polsek Rayon dan tim Sabhara guna mengantisipasi berulangnya pertikaian. (rtn)
Editor : Tsabit Mantovani