Nyawa Slamet Ternyata Tidak Selamet AKibat tertimpa Pohon di Pasuruan

klikjatim.com
Korban Slamet tergeletak setelah tertimpa pohon hingga nyawanya tidak diselamatkan

KLIKJATIM.Com | Pasuruan - Meski namanya Slamet (23), namun warga Desa Kolursari, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan ini tidak bisa selamat saat tertimpa pohon perindang di Jalan Raya RA Kartini, Kamis (10/12/2020) siang. Korban tewas di lokasi kejadian, mengalami pendarahan hebat di kepala.

[irp]Menurut Hadi (53) , saksi seorang pengendara motor,  kejadian itu terjadi Kamis siang ketika kondisi cuaca sekitar lokasi sedang mendung disertai angin kencang. Ketika korban melintas di  tempat kejadian, hempasan angin membuat pohon angsono yang ada di tepi jalan tiba-tiba tumbang ke selatan (jalan raya).

Baca juga: Nelayan Pasuruan Yang Hilang Saat Melaut Ditemukan Mengapung Tak Bernyawa di Perairan Panunggul

"Ketika pohon itu  ambruk, pas posisisnya menimpa korban yang saat itu sedang melintas mengendari sepeda motor.  Sementara saya mengemudikan mobil bisa menghindari dan hanya terkena ranting . Sementara pengendara motor (korban) yang ada di depan saya langsung tertimpa pohon yang jatuh pas kepalanya," kata Hadi dengan muka pucat sambil duduk ditepi jalan raya.

Baca juga: Sadis, Begal Pasuruan Hadang Bacok dan Rampas Motor Korban di Siang Bolong

Sama juga dikatakan, Abdul Mutolib (50) salah seorang warga Latek Kelurahan Latek, Kecamatan Bangil, angin kencang jadi penyebab tumbangnya pohon. "Salah seorang pengendara motor tewas setelah kepalanya tertimpa pohon. Korban langsung dibawah ke RSUD Bangil, karena mengalami pendarahan hebat dikepala," ujarnya.

Baca juga: Pengedar Sabu Dicokok Polres Pasuruan saat Sembunyikan BB di Gorden Rumah

Ia menduga, tumbangnya pohon disebabkan keropos. Seharusnya Pemkab Pasuruan melalui dinas terkait melakukan perancapan pohon. Agar tidak jatuh korban lagi.  (mkr)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru