Baca juga: Kapasitas Kapal Tak Bertambah, Penumpang Arus Balik dari Pulau Bawean ke Daratan Gresik Terlantar
Kapal milik PT Sahabat Kapuas penarik kapal tongkak muatan kelapa sawit 3.000 ton ini bertolak dari Palangkaraya Kalimantan Tengah menuju Gresik pada tangal 05 Desember 2020, namun Naas kapal kemudian terbalik pada Senin 07/12/2020 sekira pukul 22.15 WIB.
Atas insiden tersebut 3 orang ABK dinyatakan hilang sementara 5 ABK lainnya berhasil selamat.
Khairan salah satu ABK asal desa Sukaoneng yang berhasil selamat, menjelaskan dirinya sempat terombang ambing di lautan sekitar 6 jam lamanya, beruntung akhirnya mendapatkan pertolongan dari kapal Nelayan asal Tegal Jawa Tengah KM. Rizki Mina Mulya. Mulya yang saat itu sedang melaut di laut Bawean.
"Sekitar 6 jam kita terang naik life craft mulai pukul 22.00 WIB dan baru mendapat pertolongan kapal nelayan sekitar subuh, "kata Khairan, Selasa (8/12/2020).
Khairan juga menjelaskan sebelum kejadian dirinya sedang tidur, namun terbangun ketika kapal sudah miring karena dihantam gelombang, selanjutnya langsung menuju dek atas yang saat itu juga sudah dipenuhi air.
Dalam kondisi panik seperti itu lanjut Khairan salah satu ABK langsung meraih life craft kemudian 5 orang ABK berhasil naik ke life craft, sementara 3 ABK lainnya tidak kelihatan dan dinyatakan hilang.
Kapolsek Tambak AKP Rahmad Triyanto membenarkan kejadian itu. Kapal tug boat TB Mitra JayaVIII diperairan sekitar will Kecamatan Tambak sekitar berjarak dari bibir pantai Bawean kurang lebih 8 Mil.
“Kapal berangkat dari Pelabuhan Pulang Pisong Palangkaraya bertujuan Pelabuhan Gresik dan Kemudian kapal dalam perjalanan laut 2 hari sekira hari Senin pukul 22.15 wib kapal terbalik diakibatkan Cuaca Buruk/diterjang angin dan Gelombang tinggi sehingga kapal tersebut terbalik,” ungkapnya.
Baca juga: Kado Ramadan untuk Santri, Bank Jatim Hibahkan Mobil Operasional bagi Ponpes dan Ansor Bawean
Sebanyak lima abk dievakuasi, tiga abk tetap di Kapal, dan tiga lainnya masih dalam pencarian.
“Lima abk dibawa ke tepi perairan Bawean tepatnya Pesisir Laut Desa Kepuh teluk Kecamatan Tambak Kabupaten Gresik dan kemudian dibawa ke RS Umar Masud untuk di berikan pertolongan pertama. Abk yang lain sudah dinyatakan sehat dan salah satu ABK atas nama Khoirul masih dirawat di RS Umar Masud Sangkapura,” ujarnya.
Sebagai catatan, KM TB Mitra Jaya VIII yang dinahkodai kapten Suntoro dengan 11 anak buah kapal (ABK) diantaranya, yang selamat, kapten nahkoda kapal Suntoro (47) asal Sragen Jateng, Paulus (35) asal Pontianak Kalbar. Muhammad Khoiron (23) (Oiler) asal Desa Sukaoneng KecamatanTambak Bawean Gresik, Indra (24) Juru Mudi asal Medan, Khoirul (38) (Mu'alim 2) asal situbondo Jatim selamat, dalam perawatan di RS.Umar Mas'ud Sangkapura. Dan tiga abk yang tidak mau dievakuasi diantaranya, Rizky Jaka Aditiya (25) asal Bojonegoro dan dua Abk yang belum diketahui namanya.
Dan tiga abk yang belum ditemukan diantaranya, Djumah Hariadi (54) asal Magetan Jatim (KKM ), Paulus Sumpapai ( 37) (Klasi 1) asal Toraja Sulawesi, dan Andi Irwan (44) (mualaim 1/Chip ) asal Makassar. (mkr)
Baca juga: Tahun Baruan, 4 Warga Sidoarjo Tersesat di Hutan Bawean
Editor : Redaksi