Delapan Petugas Pengawas TPS Blitar Terpapar Covid-19

klikjatim.com
ilustrasi istimewa

KLIKJATIM.Com I Blitar - Delapan orang petugas pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Blitar terkonfirmasi positif Covid-19. Dipastikan mereka tidak bisa menjalankan tugas dalam pemungutan suara besok, Rabu (9/12/2020).  "Sesuai ketentuan semua harus menjalani isolasi mandiri. Karenanya ada yang mengundurkan diri," Ketua Bawaslu Kabupaten Blitar Abdul Hakam Sholahuddin, Selasa (7/12/2020).

[irp]

Baca juga: Sakit Kanker Tak Kunjung Sembuh, Pria Blitar Gantung Diri di Pohon Kopi

Menurut Hakam, sebagian yang mengundurkan diri panwas Kecamatan (Panwascam) langsung melakukan penggantian.  Mereka yang tidak mengundurkan diri, namun tidak bisa bertugas karena diisolasi bisa dihandel pengawas desa dan kelurahan.   "Yang pasti kami tidak ingin kosong. Karenanya bisa dihandel pengawas desa dan kelurahan," pungkas Hakam.

Jumlah petugas pengawas TPS di Kabupaten Blitar sebanyak 2.278 petugas.  Satu orang petugas mengawasi satu TPS. Sebelum bertugas, Bawaslu mewajibkan semuanya menjalani rapid test COVID-19 di puskesmas yang ditunjuk.

Baca juga: Mayat Laki-laki dan Perempuan di Kebun Blitar Diduga Cinta Terlarang

Hasilnya, kata Hakam ada sebanyak 38 petugas yang dinyatakan reaktif. Setelah dilakukan swab tes, delapan orang terkonfirmasi positif Covid-19

Pilkada Kabupaten Blitar diramaikan dua pasangan calon Bupati dan calon Wakil Bupati. Yakni paslon petahana Rijanto-Marhaenis Urip Widodo yang diusung PDIP dengan koalisi besarnya (Partai Gerindra, Nasdem, Partai Golkar, Partai Demokrat dan PPP).

Baca juga: Tersangkut Benang Layang-layang, Pemotor Blitar Tewas Menabrak Pohon

Kemudian penantangnya adalah pasangan Rini Syarifah - Rachmad Santoso yang diusung koalisi PKB, PAN dan PKS.(hen) 

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru