Batu, Situbondo, Jombang dan Situbondo Kembali Merah, Khofifah : Kita Harus Kerja Keras kembali

klikjatim.com
Rapat koordinasi yang digelar Gubernur Jatim dengan kepala daerah di Malang Raya, Sabtu (5/12/2020). IST

KLIKJATIM.Com I Malang - Empat daerah di Jawa Timur (Jatim) kembali berstatus zona merah, yakni Kota Batu, Situbondo, Jombang dan Situbondo.  Gubernur Jawa Timur Khofifah langsung meminta kepala daerah di Jawa Timur kembali berjuang keras menekan penyebaran Covid-19.  “Kembali meningkatnya kasus Covid-19 tersebut harus diantisipasi agar tak semakin parah mendekati liburan Natal dan akhir tahun,” kata  Indar Parawansa saat rapat koordinasi Penanganan Covid-19 bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Wilayah Malang Raya sore tadi (5/12).

[irp]

Baca juga: Polres Situbondo Limpahkan Berkas Korupsi Dana Desa Jangkar, Dua Tersangka Dijerat

Bertempat di Aula Graha Wiyata Praja Balai Pengembangan Sumberdaya Manusia (BPSDM) Khofifah menyampaikan penanganan Covid-19 sangat tergantung pada kekuatan pentahelix. Yakni Pemerintah, media, kampus atau akademisi, masyarakat, serta swasta.

Baca juga: Pengedar Narkoba Situbondo Tertangkap dengan Barang Bukti 4,41 Gram SS

Dalam pemaparannya, Khofifah mengatakan kasus Covid-19 sempat berhasil dikendalikan dalam kurun waktu akhir Juli hingga awal November. Ada 13 daerah di Jatim yang saat itu berstatus zona merah berhasil keluar dari zona tersebut.

Namun minggu lalu, kembali ada keinakan pasien positif Covid-19. Cara untuk melawannya dengan maksimalisasi operasi yustisi dari seluruh daerah. “Masker ini adalah cara paling ampuh untuk bisa menekan penularan Covid-19,” ujarnya.

Baca juga: Tim SAR Situbondo Akhirnya Temukan Jasad Korban Tenggelam di Perairan Baluran

Dengan kembalinya 4 daerah ke zona merah itu Khofifah mengingatkan masyarakat untuk disiplin menggunakan masker, menjaga jarak aman, serta rajin mencuci tangan.  “3M ini harus tetap dijadikan satu kesatuan kita untuk bisa menurunkan atau bahkan menghentikan penyebaran Covid-19,” kata dia.(hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru