Dewan Jatim Dorong Pemprov Buka Lapangan Kerja di Sektor Wisata

klikjatim.com
Anggota DPRD Jatim, Hari Puji Lestari. (Tri Wahyudi/klikjatim.com)

KLIKJATIM.com | Surabaya--DPRD Jatim mendorong Pemprov Jatim mengembangkan industri di sektor pariwisata. Sebab, beberapa wisata di Jatim sangat potensial menyerap tenaga kerja jika dikembangkan.

Anggota DPRD Jatim, Hari Puji Lestari mengatakan, dunia ketenagakerjaan tidak hanya bergelut dengan perusahaan atau pabrik. Sektor pariwisata juga mampu menyerap tenaga kerja di tengah angka pengangguran di Jatim yang terbilang masih cukup tinggi.

Baca juga: Potensi Produksi Padi Jatim Januari–Juli 2026 Terbesar Se-Indonesia Capai 7,71 Juta Ton GKG

"Jika saat ini banyak perusahaan yang menyesuaikan tuntutan teknologi dengan melakukan perampingan, tentunya sudah saatnya Pemprov Jatim memaksimalkan obyek wisata di Jatim untuk sebuah lapangan pekerjaan,” kata perempuan yang juga aktif di dunia perburuhan ini, di Surabaya, Rabu (12/9/2019).

[irp]

[irp]

Baca juga: Peringatan Hari Raya Waisak 2570 BE/2026, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat  Menguatkan Persaudaraan

Politisi yang akrab dipanggil HPL tersebut lalu mencontohkan negara Jepang yang beberapa tahun lalu dikenal sebagai negara industri. Menurutnya, Jepanag saat ini sudah beralih membuka diri sebagai negara wisata.

“Jepang sudah mengakui kalah bersaing dengan Cina soal industri, sehingga saat ini membidik wisata sebagai salah satu industrinya untuk meningkatkan lapangan kerja. Ini harus dicontoh oleh Pemprov Jatim,” jelas politisi PDIP itu.

Menurut Puji, di Jatim banyak potensi wisata yang bisa dikembangkan pemprov. Dia berharap pemprov dan pemkab/pemkot bekerjasama mengembangkan dan mengelola pariwisata.

Baca juga: Sekdaprov Adhy Tegaskan Perda Penanggulangan Bencana Jatim Jadi Payung Besar Kolaborasi dan Mitigasi Risiko

Selain itu, lanjut puji, pemerintah juga harus memprioritaskan investor dalam negeri jika memang dibutuhkan investor.

"Di situlah pengelolaan obyek wisata yang baik bagi menjadi lahan pekerjaan baru bagi warga," terang dia. (try/mkr)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru