Mayat Perempuan Tanpa Busana Ditemukan Membusuk di DAM Sipon Mojokerto

klikjatim.com
Petugas kepolisian dan warga melihat mayat perempuan

KLIKJATIM.Com I Mojokerto - Mayat tanpa busana ditemukan warga menyangkut di DAM Sipon Desa Ngingasrembyong, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Sesosok mayat perempuan tersebut mengapung di Sungai Brantas, Selasa (24/11/2020).

[irp]

Baca juga: Turun ke Sawah Lewat Program Medhayoh, Bupati Setyo Wahono Semangati Ibu-Ibu Tani di Ngraho

Mayat pertama kali terlihat sekira pukul 08.00 WIB. Warga pun menghubungi petugas dan tak lama kemudian petugas dibantu sejumlah relawan berhasil mengevakuasi mayat ke pinggir. Lalu mayat dibawa ke ruang jenazah RSUD RA Basoeni, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

Kapolsek Gedeg, AKP Eddy Purwo mengatakan, jenazah berhasil dievakuasi dan dibawa ke RSUD RA Basoeni guna penyelidikan lebih lanjut. “Melihat dari kondisi mayat, diperkirakan meninggal 5 hari sampai 7 hari. Kondisi mayat telanjang dengan posisi tengkurap,” ungkapnya.

Ditambahkan, mayat dalam kondisi tanpa busana diduga karena lama berada di dalam air. Pihak Identifikasi Satreskrim Polresta Mojokerto bersama pihak rumah sakit masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kematian korban.

Baca juga: Apresiasi Loyalitas, MPM Honda Jatim Siapkan 6 Unit Honda PCX160 Khusus untuk Konsumen Banyuwangi

“Memang ada luka memar-memar tapi belum bisa dipastikan, luka itu karena apa? Apakah luka itu karena luka akibat pidana atau karena proses di dalam air itu? Identifikasi dan pihak RS masih melakukan penyelidikan terkait luka memar itu. Ciri-ciri, perempuan dan tidak terlalu tinggi,” katanya.

Dilanjut Kapolsek, pihaknya belum bisa dipastikan mayat orang mana karena dugaan meninggal sudah lima hari sampai tujuh hari. Ini lantaran aliran Sungai Brantas dari sejumlah wilayah seperti Kabupaten Jombang dan Kediri.

Baca juga: Pemadaman Listrik Bergiliran Terjadi di Jember, PLN Klarifikasi Isu Blackout dan Kelangkaan Batu Bara

“Kita masih menunggu proses penyelidikan baru bisa disampaikan. Saat ini mayat berada di RSUD RA Basoeni, kami masih koordinasi terkait luka akibat benturan atau karena tindak pidana mengingat 5 sampai 7 hari di dalam air,” pungkasnya. (bro)

Editor : Tsabit Mantovani

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru