Beralasan Ada Covid-19, Dinas Perikanan Bangkalan Tak Capai Target PAD

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Bangkalan - Dinas perikanan kabupaten Bangkalan tak dapat memenuhi target Panndapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun 2020.

[irp]

Pasalnya, sejauh ini dari target PAD Rp36.916.000 juta Dinas Perikanan hanya sanggup menyetor Rp17.856.975 atau 48 persen. Dimana realisasi itu jauh dari kata ideal penyetoran PAD.

“PAD sebesar Rp 36.916.000 juta itu berasal dari tempat pelelangan ikan (TPI) di Banyusangkah  sebesar sebesar 26 juta, dan 10 juta dari Balai Benih Ikan (BBI),” tutur Mohamad Zaini Kepala Dinas Perikanan kabupaten Bangkalan Kamis (19/11/2020).

Tidak terpenuhi PAD Bangkalan, diakui karena terkena dampak pandemi covid-19, sehingga hal itu berpengaruh terhadap pendapatan Dinas Perikanan.

Bukan tanpa alasan, karena hingga penghujung tahun ini, Dinas perikanan hingga saat ini belum mampu berkonstribusi besar terhadap kabupaten Madura paling barat itu.

“Akibat wabah covid-19 penurunan harga ikan mencapai 70 persen dari harga normal, Jadi, banyak pabrik tutup dan nelayan yang pendapatannya menurun,” jawabnya.

Namun pihak Dinas Perikanan akan mengupayakan pada tahun 2021 ada kenaikan PAD. Melihat semakin banyaknya budidaya tambak udang yang dilakukan masyarakat Bangkalan Madura khususnya di daerah Pantura (Klampis, Tanjung Bumi).

“Kita akan mengupayakan kenaikan PAD pada tahun 2021 nanti, akan menekankan pada petambak udang vanane. Rencananya, dalam setiap panen akan dikenai kontribusi pada pemerintah daerah sebesar Rp 20 ribu per-ton,” ujarnya.

Zaini mengungkapkan, tahun 2021 pihaknya akan menargetkan kenaikan menjadi Rp 40 juta untuk menunjang PAD. Selain melalui tambak udang, masih ada uji lab air.

Menurutnya, para petambak kebanyakan melakukan uji lab ke Surabaya, jadi untuk menambah PAD pada tahun 2021, pihaknya menghimbau terhadap masyarakat memanfaatkan fasilitas yang ada di Kabupaten Bangkalan.

“Sekarang tidak perlu uji laboratorium ke Surabaya, tahun depan sudah ada petugas yang mobile, siap datang ketempat lokasi, sehingga menambah PAD,” pungkasnya. (bro)

Editor : Suryadi Arfa

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru