Baca juga: Pemkot Surabaya Tertibkan 39 Bangunan Liar di Kecamatan Asemrowo
Risma juga mengatakan, tempat-tempat yang telah menjadi temuannya itu akan segera dibuka. Tentunya, setelah kondisi Covid-19 sudah benar-benar aman. Ia juga menyebutkan, masyarakat sangat antusias melihat itu. Sebab menurutnya, hal itu akan menghidupkan ekonomi di perkampungan.
“Saya melihat tren Covid- 19 di Surabaya relatif aman. Kalau trennya stabil di angka itu maka, mudah-mudahan akan segera dibuka,” tambahnya.
Di kesempatan yang sama, Wali Kota Risma membeberkan strateginya dalam mengatasi persoalan udara. Mulai dari banyaknya jumlah hutan kota yang dibangun, ratusan taman hingga penanaman pohon mangrove.
“Jadi wisatawan yang datang ke Surabaya menyampaikan Surabaya cantik karena ada pohon dimana-mana. Ada pula bunga yang tidak ada di beberapa kota lain,” jelasnya.
Baca juga: Surabaya Fashion Festival 2026 Angkat Karya Desainer Lokal ke Ruang Publik
Di akhir perbincangannya, Wali Kota Risma menitipkan pesan sebelum dirinya mengakhiri masa jabatan dia ingin meninggalkan semangat, kerja keras dan tidak putus asa. “Itu yang ingin saya tinggalkan untuk warga Surabaya. Semangat, kerja keras dan tidak putus asa,” pungkasnya. (mkr)
Baca juga: Kota Surabaya Jadi Percontohan Perlinsos Digital
Editor : Redaksi