KLIKJATIM.Com | Sumenep—Angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Kabupaten Sumenep tercatat masih tinggi. Di bulan November 2020 ini saja, tercatat ada 12 kali laka lantas dengan korban meninggal tujuh orang.
[irp]
Baca juga: HUT ke-60 Korem 084, Lomba Kerapan Sapi Meriahkan Sumenep dan Pererat Kedekatan TNI dengan Warga
Kanit Laka Polres Sumenep Ibda Suwandi menyampaikan, untuk menekan terjadinya kecelakaan, kepolisian sudah maksimal melakukan sosialisasi. Di antaranya dengan cara memasang rambu-rambu peringatan di lokasi yang rawan terjadi kecelakaan.
"Lokasi-lokasi yang sering terjadi kecelakaan maut itu seperti di Jalan Raya Sumenep-Pamekasan, Desa Kapedi terus ke Parenduan, kami sudah pasang rambu-rambu di lokasi itu," sebutnya, Rabu (18/11/20).
Baca juga: Harga BBM Nonsubsidi Turun, Antrean di SPBU Sumenep Tetap Mengular
Meski sosialisasi gencar dilakukan, angka kecelakaan di Sumenep masih saja tinggi. Dari catatan polisi, beberapa kali kecelakaan di Sumenep diakibatkan murni kelalaian pengendara.
"Jadi menurut saya, maraknya kecelakaan yang terjadi itu murni karena kelalaian para pengendara," tukasnya
Baca juga: Pertama di Lamongan, Ratusan Warga Ikuti Jalan Santai Bersama Hewan Kesayangan
Ia menambahkan, jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Angka kematian karena kecelakaan lulu nitas di bulan ini menurutnya mengalami kenaikan cukup signifikan.
"Mudah-mudahan jumlah itu tidak nambah lagi, yang jelas kami dari kepolisian sudah maksimal memberikan sosialisasi," tandasnya. (mkr)
Editor : Suryadi Arfa