KLIKJATIM.Com | Jakarta - Hari Kesehatan Nasional tahun 2020 harus menjadi momentum seluruh komponen masyarakat Jatim untuk merubah prilaku selalu hidup bersih dan sehat.
[irp]
Baca juga: Ekonomi Jatim Tumbuh Hampir 6 Persen dan Tertinggi Se-Jawa
“Pandemi covid-19 belum berakhir. Jadi ayo kita sama-sama bersatu berjuang menuntaskan krisis ini dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dan terus menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” ujar Khofifah di Jakarta, Kamis (12/11/2020).
Menurutnya, selama belum adanya vaksin, masyarakat harus berdamai untuk beradaptasi dengan virus ini. Ia pun menguatkan masyarakat agar tidak putus asa, pesimistis, dan menyerah serta terus memelihara semangat menghadapi virus corona.
“Pemerintah terus berupaya menurunkan angka kasus covid-19. Saat ini kasus di Jatim terus turun, namun tidak berarti ini membuat kita lengah, justru harus terus waspada. Jangan sampai ada gelombang kedua, sehingga angkanya naik lagi,” imbuhnya.
Baca juga: Pemprov Jawa Timur Borong Tiga Penghargaan UB Halal Metric Award 2026, Gubernur Khofifah
Hidup damai dengan covid-19, lanjut Khofifah, memiliki arti menyesuaikan hidup dengan tatanan kebiasaan hidup baru. Dari situ, Khofifah mewanti-wanti masyarakat untuk selalu berdisiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan kapan pun dimanapun.
“Kita semua wajib berikhtiar, berusaha sekuat tenaga melindungi diri kita, melindungi keluarga, melindungi saudara-saudara kita, bangsa kita dari risiko penularan covid-19,” ujarnya
Baca juga: Gubernur Khofifah Luncurkan 40 Sekolah Berintegritas
Lebih lanjut Khofifah menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada seluruh dokter dan tenaga medis di Indonesia yang telah bahu-membahu berjuang melawan covid-19 sejak kasus pertama muncul di Indonesia.
“Kepada mereka yang gugur dalam bertugas semoga Allah SWT memberikan tempat terbaik disisiNya. Pengorbanan mereka untuk negara ini akan selalu dikenang dan tidak akan sia-sia,” pungkasnya. (hen)
Editor : Redaksi