KLIKJATIM.Com I Lamongan - Sejumlah nama berseliweran dalam bursa pemilihan kepala daerah (Pilkada) Lamongan 2020 mendatang. Namun ada juga yang telah berani menyatakan kesiapannnya sebagai bakal calon bupati. Salah satunya Ketua DPC PKB Lamongan Abdul Ghofur .
[irp]Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lamongan periode 2019-2024 sementara tanpa basa basi menyatakan siap diusung. Sepanjang dicalonkan oleh partainya. “ Saya siap maju untuk pemilihan Bupati dan wakil Bupati Lamongan tahun 2020 nanti, jika memang partai mencalonkan saya," kata Abdul Ghofur, Minggu malam (1/9).
Ghofur menegaskan, perintah partai harus dilaksanakan sebagaimana mestinya. Sebab sebagai kader partai harus bersedia kalau memang partai menghendaki untuk maju. " Saya juga rela melepaskan jatah kursi ketua dewan Lamongan yang sudah di depan mata, demi untuk menjalankan perintah partai, pokoknya saya siap maju, tapi maju sebagai calon Bupati bukan sebagai wakil Bupati," terang Ghofur.
[irp]Pada Pemilu 2019 , PKB berhasil menjadi pemenang dengan memperoleh 10 kursi di DPRD Lamongan. Di susul Partai Demokrat 9 kursi, PDIP 8 kursi, PAN 7 kursi, Golkar 6 kursi, Gerindra 4 kursi, PPP 3 kursi, Nasdem 1 kursi, Perindo 1 kursi dan Hanura 1 kursi.
Selain Ghofur, memang ada sejumlah nama yang telah meramaikan bursa pilkada. Diantaranya Wakil Bupati Lamongan, Kartika Hidayati, Sekkab Lamongan, Yuhronur Efendi dan Putra Bupati Lamongan Dedi Nordiawan Kemudian santer juga ada nama mantan ketua PCNU Lamongan, Biin Abdussalam, Politisi PDI Perjuangan, Ir.Suhandoyo, serta Sekertaris DPD PAN Lamongan, Amar Saifudin.
[irp]Sementara itu, politisi asal Gerindra Lamongan, Okta Rosadinata juga menegaskan, Partai Gerindra di pastikan bakal mengusung kader terbaiknya untuk maju di Pilkada 2020 nanti. Namun pihaknya sampai saat ini belum berani menyampaikan calon itu ke publik. " Kita tunggu saja, sudah kita siapkan kok, yang pasti Gerindra bakal mengusung kader terbaiknya untuk maju di Pemilihan Bupati dan wakil Bupati yang akan di gelar tahun depan," beber Didit panggilan akrabnya. (bis/rtn)
Editor : Wahyudi