10 Ribu PTSL Diserahkan Kepada Warga Banyuwangi

klikjatim.com
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyerahkan sertifikat tanah hasil PTSL kepada warganya. (Apriliana Devitasari/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com I Banyuwangi - Sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL)  diserahkan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas kepada 10 ribu warga Banyuwangi.

[irp]

Baca juga: Sistem Kelistrikan Flores Pulih 100 Persen Pascagempa M7,7, PLN Pastikan Seluruh Pelanggan Kembali Menyala

Pemberian sertifikat ini dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Banyuwangi. Salah satunya, seperti yang diungkapkan Yuliani, warga Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro. Yuliani merasa sangat terbantu dalam mengurus sertifikat rumah dan sawah miliknya lewat program ini. Dengan biaya sangat ringan dan proses yang cepat, kini dia telah mendapatkan sertifikatnya.

“Alhamdulillah, sertifikatnya sudah saya terima. Jadi lebih tenang karena sudah ada bukti kepemilikan yang sah. Ngurusnya gampang, biayanya ringan karena tidak perlu pergi ke notaris,” ujarnya.

Penyerahan ini bersamaan dengan acara penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat yang dilakukan secara serentak nasional oleh Presiden Jokowi di Istana Negara Jakata, Senin (9/11/2020).

Dalam acara penyerahan tersebut, Presiden Jokowi menyerahkan secara simbolis satu juta sertifikat program PTSL kepada masyarakat di 31 Provinsi dan 201 kabupaten/kota se-Indonesia, di antaranya Kabupaten Banyuwangi.

Dikatakan Jokowi, sertifikat PTSL berguna untuk kepastian hukum bagi tanah milik rakyat. Dengan sertifikat ini warga akan terhindar dari permasalahan sengketa tanah. Tak hanya itu, banyak manfaat lainnya yang bisa didapat.

"Dokumen ini sangat penting karena menjamin kepastian kepemilikan tanah warga," kata Jokowi. 

Baca juga: Hadiri Penyerahan Remisi HUT Ke-81 RI di Lapas Porong, Sekdaprov Jatim sebut Remisi Titik Balik Warga Binaan

Jokowi juga berpesan agar masyarakat bisa memanfaatkan sertifikat tersebut secara bijak untuk kegiatan yang produktif. 

Bupati Anas mengaku sangat berterimakasih kepada pemerintah pusat. Menurutnya, program PTSL ini sangat membantu masyarakat dalam mendapatkan kepastian hukum terhadap kepemilikan tanahnya.

“Terima kasih Pak Presiden. Program ini sangat membantu masyarakat, khususnya di Banyuwangi. Kami berharap ke depan program ini bisa terus jalan agar semakin banyak lagi masyarakat Banyuwangi yang menikmati manfaatnya,” tuturnya.

Anas juga berterimakasih kepada pihak Kantor Pertanahan Kabupaten Banyuwangi dan segenap jajaran forum pimpinan daerah, serta kepala desa dan lurah yang telah bersinergi dengan baik sehingga pengurusan sertifikat PTSL di Banyuwangi berjalan lancar.

Baca juga: Semarak HUT Ke-81 RI, Ribuan Siswa TK dan PAUD Pangarengan Sampang Ikuti Lomba Mewarnai

“Semoga sinergi baik ini juga terus terjalin untuk program-program ke depannya,” ujar Anas.

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Banyuwangi, Damar Galih Widihasta menjelaskan, target awal sertifikat PTSL tahun 2020 di Banyuwangi sekitar 50 ribu bidang. Namun ada saving karena pandemi, sehingga tinggal 30.625 bidang. Dari jumlah tersebut, sertifikat yang sudah diserahkan sebanyak 4.963 bidang.

“Hari ini dibagikan secara virtual kepada warga sebanyak 10 ribu bidang. Inshaallah hingga akhir Desember ini, kami optimis bisa menyelesaikan total target yang sebanyak 30.625 bidang,” pungkasnya. (bro)

Editor : Apriliana Devitasari

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru