KLIKJATIM.Com I Surabaya - Polisi melumpuhkan Umar Faruk (32), warga Jalan Randu Agung Gg 2, Surabaya. Jambret yang dikenal brutal ini ditembak kakinya.
Salah satu korbannya adalah ML, perempuan 30 tahun warga Simolawang Surabaya. Saat itu ML dijambret di depan rumah nomor 81 kawasan Surabaya Selatan, pada 8 Februari 2019 sekitar pukul 17.00 WIB.
[irp]Dalam melakukan aksinya, pelaku dibantu 3 orang dengan mengendarai sepeda motor. Salah satu pelaku menarik kalung emas yang dipakai korban saat berdiri di depan rumahnya.
Kanit Jatanras, Iptu Giadi Nugraha mengatakan, unit Jatanras berhasil mengungkap kasus ini diawali dengan analisa rekaman CCTV dan olah TKP. Tentunya didukung pula dari hasil interograsi kepada korban.
“Setiap korbannya menyebutkan ciri-ciri pelaku dan sarana yang digunakan untuk beraksi. Dengan bebekal mixing data di TKP dan data Opsnal di lapangan, akhirnya mengerucut ke pelaku ini,” sebut Giadi, Selasa (20/8/2019).
Lanjut Giadi, kelompok jambret saat ini masih dalam pengembangan dan pengejaran. Dari keterangan palaku, bahwa dirinya merupakan kelompok spesialis jambret yang menyasar rata-rata perempuan, ketika sendirian dan mengenakan perhiasan, tas maupun HP.
[irp]Sindikat pelaku ini bekerja bersama-sama. Mereka mengendarai sepeda motor masing-masing dengan peran berbeda. Satu pelaku berperan sebagai eksekutor, lainya kipas atau pembuka jalan dan juga menghalang-halangi masyarakat.
“Pelaku ini merupakan residivis, pernah masuk penjara sebanyak 2 kali dalam kasus yang sama. Dan karena melawan ketika ditangkap, maka petugas menembak kakinya untuk melumpuhkan,” tambah Giadi.
Dalam penyidikan, pelaku mengaku telah beraksi sebanyak 6 kali penjambretan. Di antaranya di Jalan Undaan, Kembang Jepun, Kaliwaron, Simolawang, Klenteng, dan Pasar Atom.
Sementara, barang bukti yang diamankan berupa kaos warna merah (pakaian saat beraksi), motor Ninja Nopol L 6955 T warna kuning, motor Vario warna biru Nopol L 2532 PI dan hasil rekaman CCTV. (lam/rtn)
Editor : Wahyudi