KLIKJATIM.Com | Blitar - Seorang Polisi Wanita (Polwan) yang berdinas di Polresta Blitar dengan spontan beranjak dari tempatnya menuju sisi kanan di ruang pendaftaran bakal pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar pada Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat. Sosok perempuan bernama Anisa Saraswati ini tanpa ragu langsung menggerakkan tangannya serta membuka kancing baju seorang laki-laki yang sedang tergolek lemas.
[irp]
Adapun diketahui, bahwa sosok pria di ruangan tersebut adalah Sekretaris DPC PKB Kota Blitar, Arif Kurniawan. Insiden mencengangkan ini terjadi ketika Arif yang ikut mengantarkan proses pendaftaran bakal paslon, Henry-Yasin dalam Pilwali Blitar tahun 2020 tiba-tiba pingsan saat penyerahan dokumen persyaratan ke KPU.
Kronologisnya, paslon Henry-Yasin tiba di kantor KPU Kota Blitar sekitar pukul 10.00 WIB. Mereka naik mobil sedan hitam yang diiringi beberapa partai pendukung dari PKB, PKS dan Golkar. Selain itu, juga ada partai politik (parpol) non parlemen yaitu PAN, PKPI, Nasdem dan Berkarya.
Sekitar pukul 10.30 WIB, tiba-tiba Arif terkulai lemas dan pingsan. Ketika itu posisi Arif sedang duduk di ruangan sisi kanan ruang pendaftaran.
"Karena saya satu-satunya wanita yang ada dalam ruangan. Spontan saya buka kancing bajunya dan saya balurin minyak. Sementara beberapa petugas KPU memanggil tim medis yang standby di luar gedung KPU," tutur seorang Polwan dari Polresta Blitar Anisa Saraswati seperti yang dilansir detikcom, Sabtu (5/9/2020).
Dari keterangan tim medis Puskesmas Sananwetan, Zainun Hikmah menuturkan, kondisi Arif memang lemah. Tensinya 130/80 dengan suhu tubuh 38,5 derajat celcius.
Kemudian saat diobservasi menjadi 37,2 dengan nadi 104 agak cepat. "Normalnya 70 sampai 80, sehingga kami rekomendasikan mendapat perawatan medis lebih intensif," jawab Zainun.
Sementara itu, Sekretaris Satgas Covid-19 Kota Blitar, Hakim Sisworo menuturkan sesuai keterangan dari parpol PKB, bahwa Arif mengalami kelelahan. Karena sejak semalam mempersiapkan keperluan administratif pendaftaran bakal paslon dalam Pilwali Blitar.
"Mas Arif kecapekan. Dan karena suhunya tinggi, maka kami rekomendasikan ke rumah sakit rujukan di RSUD Mardi Waluyo," pungkas Hakim. (hen)
Editor : Redaksi