klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Optimalkan Penggiat Anti Narkoba, BNNK Sidoarjo Fokus Dua Hal Selama Pandemi

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Optimalkan Penggiat Anti Narkoba, BNNK Sidoarjo Fokus Dua Hal Selama Pandemi. (Catur Rini/klikjatim.com)
Optimalkan Penggiat Anti Narkoba, BNNK Sidoarjo Fokus Dua Hal Selama Pandemi. (Catur Rini/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Sidoarjo – Badan Narkotika Nasional Kabupaten Sidoarjo (BNN) terus mengoptimalkan peran penggiat narkoba dalam rangka pencegahan dan pemberantasan peredaran gelap narkoba. Utamanya di lingkungan pemerintahan dan masyarakat secara umum.

Kepala BNNK Sidoarjo, AKBP Toni Sugiyanto mengungkapkan, harapan besar setelah diselenggarakannya bimbingan teknis (Bimtek) untuk penggiat anti narkoba. Sebab para penggiat atau satgas anti narkoba dapat menjadi pengikat dan menjembatani dalam transformasi informasi serta mengedukasi lingkungan sekitar di lingkup instansi Pemkab Sidoarjo.

[irp]

"Berbeda dengan tahun–tahun sebelumnya yang fokus di semua lini sektor utama dari BNNK Sidoarjo. Namun tahun ini dikarenakan situasi pandemi seperti sekarang, sehingga kami mencoba fokus pada 2 (dua) lini sektor utama yakni di lingkup instansi Pemerintahan dan masyarakat luas,” jelas AKBP Toni dalam sambutannya di acara bimbingan teknis (Bimtek) untuk penggiat anti narkoba di instansi Pemkab Sidoarjo, yang bertempat di Luminor Hotel Sidoarjo, Selasa (25/8/2020).

Menurutnya, tujuan utama adanya penggiat anti narkoba agar aksi atau program pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) dapat terwujud kongkrit. Sehingga untuk di lingkungan pemerintahan bisa terkumpul, terdata dan terpusat dalam aplikasi https://inpresp4gn.bnn.go.id/.

Selain itu, kegiatan tersebut juga ditekankan kembali terkait Inpres Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika Tahun 2020-2024. 

[irp]

Kepala BNNK Sidoarjo pun mengimbau, agar masing–masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di daerah setempat bisa mandiri dalam penyelenggaraan program–program P4GN. Tentunya sesuai dengan arahan dari Pemerintah Pusat.

Pantauan di lapangan, tampak hadir dalam agenda yang dibuka oleh AKBP Toni Sugiyanto antara lain Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Sidoarjo, Mulyawan serta Kepala Seksi P2M BNN Provinsi Jawa Timur, Tri Arief. Untuk agenda pengukuhan penggiat anti narkoba atau satgas anti narkoba ini ditandai dengan penyematan pin dan pemberian sertifikat oleh Kepala BNNK Sidoarjo kepada 20 peserta bimtek. (nul)

Editor :