klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Pasca Kebakaran, Seluruh Jalur Pendakian Gunung Penanggungan Tutup

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Para relawan dan pendaki berupaya memadamkan api di padang rumput Gunung Penanggungan. (ist)
Para relawan dan pendaki berupaya memadamkan api di padang rumput Gunung Penanggungan. (ist)

KLIKJATIM.Com | Mojokerto - Seluruh jalur pendakian di Gunung Penanggungan, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto ditutup hingga batas waktu yang belum ditentukan. Itu akibat kebakaran yang terjadi pada Senin, 24 Agustus 2020 kemarin.

Akibat kebakaran itu, 5 jalur pendakian harus ditutup oleh pengelola hingga waktu yang belum bisa ditentukan. Kelima jalur tersebut diantaranya jalur Tamiajeng, Kedungudi, Jolotundo, Telogo Ngoro dan Sukoreno Prigen.

[irp]

"Untuk jalur ditutup semua per tanggal 24 Agustus, sampai batas waktu yang belum ditentukan," ujar Petugas Pos Pendakian Lukmanul Hakim kepada Klikjatim.com, Senin (24/8/2020) malam.

Ia mengungkapkan, kebakaran itu disebabkan oleh api unggun yang dibuat salah seorang pendaki diatas Candi Wisnu. Menurutnya, api tersebut menyambar dengan cepat karena saat itu angin bertiup kencang.

"Ini karena ulah pendaki yang membuat api unggun diatas Candi Wisnu," terang dia.

[irp]

Lukman mengungkapkan, saat ini pelaku telah diamankan oleh petugas kepolisian untuk dimintai keterangan. "Tadi pendaki tersebut sudah dibawa ke polsek terdekat untuk dimintai keterangan," kata Lukman.

Sementara terkait luas lahan, dirinya belum bisa memastikan secara detail berapa luas lahan yang terbakar. "Untuk luas lahan yang terbakar tak terprediksi," pungkasnya.

Seperti diketahui, pada Senin, 24 Agustus 2020 dinihari, padang rumput di lereng Gunung Penanggungan, Kecamatan Trawas, Kabupaten mojokerto terbakar. Kebakaran tersebut terpantau di atas jalur pendakian Kedungudi, Kecamatan Trawas pada pukul 02.00 WIB dan berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.00 WIB. (bro)

Editor :