klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Dhea, Siswi SMAN 1 Tulungagung Bakal Kibarkan Merah Putih di Istana Negara

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Dhea Lukita Andriana (18), satu-satunya wakil Jawa Timur yang lolos dalam seleksi tingkat nasional
Dhea Lukita Andriana (18), satu-satunya wakil Jawa Timur yang lolos dalam seleksi tingkat nasional

KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) di Istana Negara 17 Agustus nanti, salahsatunya dipastikan adalah siswi SMA Negeri 1 Ngunut Tulungagung. Dia adalah Dhea Lukita Andriana (18), satu-satunya wakil Jawa Timur yang lolos dalam seleksi tingkat nasional.

[irp]

Dhea sebenarnya pernah menjadi anggota Paskibraka di Istana Negara pada tahun lalu. Namun tahun ini, gadis cantik ini terpilih kembali setelah Kementerian Pemuda dan Olahraga memutuskannya. Sebab, pemilihan anggota paskibraka ditiadakan dan hanya menugaskan delapan anggota Paskibraka 2019 sebagai pengibar dan penurun bendera pusaka di Istana Negara pada perayaaan Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2020.

"Ya, tahun ini Istana hanya memilih delapan anggota paskibraka untuk bertugas menjadi pengibar bendera. Dan Dhea Lukita Andriana menjadi satu di antara delapan anggota Paskibraka 2019 yang dipilih (kembali, red.)," kata Ketua Purna-Paskibraka Indonesia (PPI) Jawa Timur Sarjono.

Di hadapan Bupati Maryoto Birowo, Dhea berpamitan dan memohon restu, karena pada hari itu dia harus berangkat ke Bumi Perkemahan Cibubur, Jawa Barat guna menjalani pendidikan dan pelatihan selama 7-10 hari, sebelum puncak acara perayaaan HUT Ke-75 RI di Istana Negara.

"Masyarakat Tulungagung dan Jatim bangga. Tentunya capaian adik Dhea ini diharapkan bisa contoh dan panutan bagi siswa-siswa yang lain untuk lebih berprestasi lagi," kata Bupati Maryoto Birowo usai menerima kunjungan Dhea dan rombongan di ruang kerjanya.

[irp]

Dhea Lukita Andriana siswi kelas XII SMAN 1 Ngunut, Tulungagung, Jawa Timur. Dia anak dari pasangan Salim Rajun dan Nursiah. Kedua orang tuanya bekerja sebagai TKI di Taiwan dan Malaysia. Kesehariannya, Dhea tinggal bersama sang kakek.

Dhea mengaku tak pernah membayangkan bakal kembali diberi kepercayaan untuk menjadi petugas Paskibraka 2020, dampak pandemi COVID-19 yang memaksa pemerintah melakukan pembatasan aktivitas formal yang berpotensi melibatkan banyak orang, termasuk dalam hal perayaan HUT Ke-75 Kemerdekaan RI. (hen)

Editor :