KLIKJATIM.Com | Surabaya- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan Covid-19 kepada nelayan di tengah laut Selat Madura. Berada di atas Kapal Republik Indonesia (KRI) Makassar-590, yang dikoordinir oleh Panglima Komando Armada II Laksda TNI Heru Kusmanto.
“Mudah-mudahan bentuk sapaan pak Pangkoarmada bersama kami hari ini akan dapat membantu meringankan beban nelayan agar terus optimis di tengah pandemi covid-19,” kata Khofifah.
Jumlah bantuan yang dibagikan kepada nelayan sebanyak 3000 paket sembako. Dengan rincian 750 paket telah diserahkan kepada nelayan yang sedang melaut dan sisanya dibagikan nelayan Kenjeran Surabaya dan Batu Poran Bangkalan.
“Sisanya, akan diserahkan kepada masyarakat yang ada di pesisir,” ungkap Mantan Ketua Muslimat NU itu.
Selanjutnya, dalam memberikan pengetahuan kepada para nelayan, Mantan Menteri Sosial itu menjelaskan, pentingnya bagi nelayan menjalankan POKJ ( Petik, Olah, Kemas, Jual). Setelah memetik ikan dari laut, para nelayan harus mendapat training dan alih teknologi untuk dapat melakukan pengelolaaan. Kemudian baru setelah itu dikemas dan dijual.
[irp]
“Dengan menerapkan Petik-olah -kemas-Jual maka nilai tambah bagi nelayan akan lebih besar. Ini merupakan PR bagi kami untuk bisa memberikan penguatan bagi nelayan di Jatim,” jelas Khofifah.
[irp]
Sementara itu Pangkoarmada II Laksda TNI Kusmanto sebagai pengkoordinir bantuan menjelaskan, bantuan tersebut memang sengaja dikhususkan bagi para nelayan. Pasalnya, nelayan merupakan penyumbang dinamika ekonomi sektor perikanan di Jatim.
“Para nelayan pulalah yang ikut berperan dalam menjaga laut agar tidak dimanfaatkan secara ilegal oleh orang-orang luar,” ungkap Pangkoarmada II.
Heru Kusmanto menyampaikan apresiasi atas segala dukungan dan kepercayaan Gubernur Jatim terhadap segala hal yang telah dilakukan TNI AL wilayah Surabaya. Khususnya Koarmada II, sehingga ia bisa mendukung program Pemeritah Provinsi Jatim.
“Terima kasih bu Gubernur telah memberikan dukungan dan kepercayaan untuk serta ikut menangani wabah covid-19 di Jatim,” pungkasnya. (bro)
Editor : Redaksi