klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Tengah Malam, Kapolda Kunjungi Kampung Tangguh Cerme Kidul, Gresik

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Kapolda Jatim Irjen M Fadil Imran saat mendapat penjelasan terkait Kampung Tangguh di Desa Cerme Kidul, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.
Kapolda Jatim Irjen M Fadil Imran saat mendapat penjelasan terkait Kampung Tangguh di Desa Cerme Kidul, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

KLIKJATIM.Com | Gresik - Pembentukan Kampung Tangguh di jajaran Polda Jatim terus digalakkan di seluruh kota dan kabupaten. Di Gresik, Kaplolda Jatim Irjen M Fadil Imran melakukan inspeksi secara khusus pada Kamis (28/6/2020) malam. Didampingi Kapolres Gresik, Kapolda Jatim Irjen Pol melakukan sidak kampung tangguh di Desa Cerme Kidul, Kecamatan Cerme, Gresik.

[irp]

Kedatangan kapolda ke Gresik didampingi Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, Dandim 0817 Letkol Inf Budi Handoko serta jajaran Polres Gresik dan Pemkab Gresik. Di lokasi, Irjen Fadil Imran bersama rombongan disambut tim Kampung Tangguh Desa Cerme Kidul. Di pintu masuk akses desa. rombongan menjalani pengecekan kesehatan dengan protokol Covid-19.

Salahsatu protp masuk akses desa adalah dengan pengecekan suhu tubuh menggunakan alat thermo gun. Tidak hanya itu, rombongan juga diminta mengisi biodata sesuai dengan alamat yang tertera di identitasnya. Setelah mengisi buku tamu, selanjutnya pengurus kampung membawa rombongan masuk ke dalam perkampungan.

Kepada tim kampung tangguh, Irjen M Fadil Imran mendapat penjelasan terkait kesiapsiagaan warga Desa Cerme Kidul menghadapi pandemi Covid-19. Juga dipaparkan upaya penanganan warga bila ada yang terpapar Covid-19. Setelah mendapat penjelasan, kapolda memberi apresiasi kepada warga serta tim kampung tangguh.

[irp]

Menurut Kapolda Jatim, pembentukan kampung tangguh ini merupakan upaya kita dalam mencegah penularan Covid-19 di lingkungan terdekat. Keberadaan kampung tangguh di setiap polres bervariasi ada yang enam. Bahkan, ada yang sampai 50-an kampung tangguh. Program ini menekankan bagaimana masyarakat mencegah penyebaran Covid-19 secara mandiri.

"Dengan kampung tangguh ini harapan kami agar masyarakat berperan serta dalam menangani virus corona. Alhamdulillah secara grafik epidemologi Kabupaten Gresik termasuk yang normal dari hasil evaluasi. Walaupun 60 persen tingkat penyebaran tertinggi masih di Kota Surabaya," jelas kapolda.

Ditambahkan, Gubernur Jatim sudah menyampaikan upaya yang akan dilakukan Pemprov Jatim sebelum melakukan penerapan tatanan kehidupan normal baru atau new normal. Nanti ada masa transisi dan perlu disampaikan pemahaman kepada masyarakat mengenai prinsip-prinsip. Dimana, PSBB itu tetap dilaksanakan.

“Sebelum menuju ke fase new normal. Kami terlebih dulu melakukan pemahaman ke masyarakat. Selain itu, ada masa transisinya dari pemberlakuan PSBB ke new normal,” ungkapnya.

[irp]

Kepala Desa (Kades) Cerme Kidul, Wahyudi Purwana menuturkan, untuk menjaga agar kampungnya bisa mandiri menangani Covid-19. Setiap hari warga dilibatkan agar sama-sama memiliki tanggungjawab. “Kami melakukan tiga shift dalam sehari guna mengawasi lalu-lalang warga,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo mengatakan, ada tiga kampung tangguh yang dijadikan role model dari ratusan desa yang tersebar di 18 kecamatan. Selain tiga desa yang jadi role model. Saat ini, ada 54 desa yang dijadikan kampung tangguh.

"emilihan kampung tangguh didasari ada kesadaran masyarakat. Selain itu, warga saling mengingatkan tidak berkerumun. Di setiap sudut jalan, atau jarak tiga rumah ada westafel plus sabun cuci tangan. Ada lumbung pangan, divisi kesehatan. Termasuk juga bila kekurangan tenaga medis, warga bisa berperan disitu,” ujar AKBP Kusworo Wibowo. (hen)

Editor :