KLIKJATIM.Com | Surabaya — Sebanyak 87 media di Jawa Timur telah terverifikasi faktual oleh Dewan Pers. Capaian ini menjadi bagian dari upaya memperkuat profesionalisme pers sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap informasi yang disampaikan media, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, S.Si., M.IP., menyampaikan hal tersebut dalam Indonesia Digital Media Conference (IDMC) 2026 yang diselenggarakan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) di Ballroom Shangri-La Hotel Surabaya, Rabu (28/10/2026).
Sherlita berharap jumlah media di Jawa Timur yang telah terverifikasi Dewan Pers terus bertambah. Menurutnya, verifikasi faktual menjadi salah satu aspek penting dalam mendorong media menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional dan bertanggung jawab.
Di tengah perkembangan AI dan semakin mudahnya produksi serta distribusi konten digital, media dituntut tidak hanya menyajikan informasi secara cepat, tetapi juga memastikan akurasi dan kebenaran berita. Karena itu, profesionalisme dan integritas jurnalistik menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan publik.
“Kalau dulu media dipercaya karena cepat, hari ini media dipercaya karena benar,” jelas Sherlita.
Ia menegaskan, keberadaan teknologi AI dan maraknya kreator konten turut mengubah ekosistem informasi. Dalam situasi tersebut, media profesional perlu mempertahankan standar jurnalistik melalui verifikasi informasi, penyajian konteks yang utuh, dan tanggung jawab terhadap dampak pemberitaan.
Sherlita juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, media, kreator konten, akademisi, dan masyarakat untuk membangun ruang digital yang sehat dan kredibel. Upaya tersebut diperlukan agar masyarakat dapat mengakses informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui penyelenggaraan IDMC 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap terbangun kolaborasi yang semakin kuat antara pemangku kepentingan dalam menghadapi tantangan industri media. Jawa Timur juga terbuka menjadi ruang kolaborasi untuk mengembangkan dan menerapkan berbagai gagasan guna memperkuat ekosistem media yang profesional dan berkelanjutan.
Momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda, lanjut Sherlita, menjadi pengingat bahwa pers memiliki peran penting dalam perjalanan bangsa. Semangat tersebut perlu terus diwujudkan melalui penyampaian informasi yang benar, penguatan kepercayaan publik, dan komitmen menjaga kualitas demokrasi di era digital
Editor : Wahyudi