klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Cuaca Panas dan Jalan Berdebu, Pengendara Motor Diimbau Lebih Waspada

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Cuaca Panas dan Jalan Berdebu, Pengendara Motor Diimbau Lebih Waspada. (Dok/MPM Honda Jatim)
Cuaca Panas dan Jalan Berdebu, Pengendara Motor Diimbau Lebih Waspada. (Dok/MPM Honda Jatim)

KLIKJATIM.Com | Sidoarjo – Cuaca panas dan jalan berdebu selama musim kemarau dapat meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengendara sepeda motor. Selain mengganggu jarak pandang, kondisi tersebut juga berpotensi membuat pengendara lebih cepat lelah dan kehilangan konsentrasi saat berkendara.

PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim), distributor sepeda motor Honda wilayah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan melalui penerapan prinsip #Cari_Aman.

Persiapan sebelum berkendara, penggunaan perlengkapan yang tepat, serta kemampuan menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan menjadi langkah penting untuk menjaga keselamatan selama perjalanan.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah penggunaan perlengkapan berkendara. Pengendara wajib menggunakan helm berstandar SNI dengan visor bersih untuk melindungi kepala dan membantu menjaga penglihatan dari paparan debu serta angin. Penggunaan masker juga dapat membantu mengurangi debu yang terhirup, selama tidak mengganggu pernapasan.

Perlindungan lainnya meliputi jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu. Perlengkapan tersebut membantu melindungi tubuh dari paparan sinar matahari maupun risiko cedera apabila terjadi insiden di jalan.

Selain perlengkapan, pengendara perlu menjaga jarak aman dan mengurangi kecepatan ketika melintasi jalan berdebu. Debu yang beterbangan, terutama akibat kendaraan besar atau lalu lintas di jalan kering, dapat mengurangi jarak pandang.

Pengendara disarankan tidak mengikuti kendaraan di depan terlalu dekat dan mengurangi kecepatan secara bertahap. Jika jarak pandang sangat terbatas, sebaiknya menepi di lokasi yang aman dan menunggu hingga kondisi kembali memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan.

Kondisi jalan yang tertutup debu atau pasir halus juga perlu diwaspadai karena dapat mengurangi daya cengkeram ban. Pengendara sebaiknya menghindari pengereman mendadak dan perubahan arah secara tiba-tiba. Pengereman perlu dilakukan secara halus dan bertahap, terutama saat melewati tikungan, persimpangan, maupun permukaan jalan yang tidak rata.

Faktor kondisi tubuh juga tidak boleh diabaikan. Berkendara di bawah terik matahari dapat meningkatkan risiko dehidrasi, terutama saat menempuh perjalanan jauh. Karena itu, pengendara dianjurkan mencukupi kebutuhan air putih sebelum berangkat dan membawa air minum untuk dikonsumsi saat beristirahat.

Apabila mulai merasakan haus berlebihan, pusing, lemas, atau kesulitan berkonsentrasi, pengendara perlu segera berhenti di tempat yang aman dan sejuk. Perjalanan sebaiknya dilanjutkan setelah kondisi tubuh kembali prima.

Kondisi sepeda motor pun harus dipastikan dalam keadaan baik. Paparan debu dapat membuat sejumlah komponen kendaraan lebih cepat kotor, seperti filter udara, lampu, kaca spion, dan bagian sistem pengereman.

Pengendara perlu memastikan lampu dan spion berfungsi dengan baik serta memiliki visibilitas yang memadai. Kondisi ban dan rem juga harus diperiksa secara berkala. Untuk menjaga performa kendaraan, perawatan dapat dilakukan di bengkel resmi Honda atau AHASS sesuai rekomendasi pabrikan.

Marketing Communication & Development Division Head MPM Honda Jatim, Suhari, mengatakan perubahan cuaca dan kondisi jalan perlu diantisipasi melalui kebiasaan berkendara yang aman.

“Keselamatan harus tetap menjadi prioritas dalam berbagai kondisi cuaca. Saat menghadapi panas terik dan jalan berdebu, pengendara perlu menjaga konsentrasi, menyesuaikan kecepatan, menggunakan perlengkapan berkendara yang sesuai, serta memastikan kondisi tubuh dan sepeda motor siap digunakan. Jangan lupa mencukupi kebutuhan cairan tubuh dan beristirahat ketika lelah. Dengan menerapkan prinsip #Cari_Aman, perjalanan diharapkan tetap nyaman dan selamat sampai tujuan,” ujar Suhari.

MPM Honda Jatim mengimbau masyarakat untuk selalu menyesuaikan cara berkendara dengan kondisi cuaca dan jalan yang dihadapi. Kewaspadaan, persiapan yang matang, serta perhatian terhadap kondisi tubuh dan kendaraan merupakan bagian penting dalam mencegah kecelakaan.

Melalui semangat Jago #Cari_Aman Biar Happy, MPM Honda Jatim mengajak seluruh pengguna sepeda motor untuk membiasakan perilaku berkendara yang aman agar tetap nyaman dan selamat sampai tujuan.

Editor :