klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Di Bojonegoro Ditemukan Warga Penerima Bantuan Ganda, Beruntung Pemdes Teliti

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Warga Desa Campurrejo, Bojonegoro saat pencairan BST di balai desa. (Nur Afifullah/klikjatim.com)
Warga Desa Campurrejo, Bojonegoro saat pencairan BST di balai desa. (Nur Afifullah/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro—Data penerima bantuan ganda dari pemerintah masih ditemukan di Desa Campurrejo, Kecamatan Bojonegoro Kota, Kabupaten Bojonegoro. Beruntung data warga penerima bantuan ganda itu diketahui pemerintah desa.

Di Desa Campurrejo ditemukan ada 22 warga yang menerima bantuan sosial tunai (BST) dari Kementerian Sosial dan juga tercatat sebagai calon penerima bantuan langsung tunai (BLT) dari dana desa. Bantuan tersebut diberikan kepada warga yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi covid-19.

[irp]

BST dari Kementerian Sosial ini besaran yang diterima warga sama seperti BLT DD. Yakni Rp 600 ribu. Warga yang penerima akan mendapatkan bantuan tiga bulan dari April hingga Juni 2020. Sehingga total warga mendapatkan bantuan Rp 1,8 juta per KK.

Kepala Desa Campurrejo, Edi Sampurno mengatakan, data warga penerima bantuan ganda itu pihak desa telah memberikan pemahaman kepada warga agar penerimaan hanya satu bantuan saja.

“Jadi Pemdes Campurrejo meminta warga memilih apakah minta bantuan dari BST atau yang BLT DD,” katanya, di Bojonegoro, Kamis (7/5/2020).

Dilanjutkan Edi, program BST ini merupakan program langsung dari pemerintah pusat. Data warga penerima yang menentukan juga pemerintah pusat. Pemerintah desa hanya memfasilitasi penyaluran saja bersama Kantor Pos Bojonegoro.

"Tapi, warga kami sarankan agar memilih BST saja, karena kalau memilih BLT DD harus memotong data dari pusat dan itu membutuhkan waktu lama, kami juga sudah meminta kepada warga agar membuat surat pernyataan," lanjut dia.

[irp]

Dijelaskan Edi, data ganda itu diketahui saat BST baru turun, sementara BLT DD sudah di sepakati penerimnanya berdasarkan musyawara  desa. Makanya pihak desa menyarankan agar memilih bantuan BST. 

"Kami akan kordinasi ke Bank Jatim dan pemkab Bojonegoro agar tidak mencairkan ke rekening dulu,"Tandasnya

Sedangkan, untuk data yang menerima sendiri ada sebanyak 281 orang dan 60 orang melalui rekening penerima masing-masing, Sehingga total penerima 341 orang, penyerahannya akan dilakukan secara bertahap untuk menghindari kerumunan. (mkr)

Editor :