KLIKJATIM.Com | Gresik — Menyambut Hari Gizi Nasional Ke-64 yang rutin diperingati pada 25 Januari, PT Cargill Indonesia melaksanakan kegiatan pemberian makanan tambahan bagi ibu menyusui dan anak kurang gizi.
Adi Suprayitno, Admin and Relations Manager PT Cargill Indonesia mengungkapkan, pada peringatan hari gizi tahun ini, pihaknya menggandeng Lembaga Penala Samahita Parma (Penala) menjalankan program promosi dan pencegahan stunting. Program itu dijalankan di Desa Manyarejo, Manyarsidomukti dan Manyarsidorukun atau yang dikenal dengan Manyar Komplek, Gresik.
Dalam rangkaian momen Hari Gizi Nasional ke-64 yang diselenggarakan sepekan sejak 23 hingga 30 Januari 2024 ini, Cargill Indonesia bersama Laskar Cegah Stunting, membagikan makanan tambahan dengan sasaran ibu menyusui dan balita gizi kurang.
Kegiatan ini dilaksanakan di masing-masing Balai Desa di wilayah Manyar Komplek. Laskar Cegah Stunting bersama Cargill Indonesia juga melakukan kegiatan parenting, berupa penyuluhan tentang gizi, pola makan dan tumbuh kembang dari aspek psikologis maupun gizi kepada para ibu menyusui juga ibu yang memiliki anak dengan gizi kurang.
"Tujuanya untuk membangun kesadaran bersama di antara ibu menyusui di desa, maupun ibu dengan balita gizi kurang bahwa dirinya menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan stunting. Pemahaman tersebut juga berkaitan pula dengan kualitas dan pola hidup dan pola makan yang harus terjaga bagi ibu menyusui serta balita dalam menyelamatkan generasi ke depan," kata Adi.
Pada perhelatan hari gizi nasional yang mengusung tema MP-ASI Kaya Protein Hewani Cegah Stuting kali ini, Cargill menyampaikan pesan untuk penurunan prevalensi stunting di Kabupaten Gresik, sangat berkaitan erat dengan status gizi dan tumbuh kembang anak.
Juga peran ibu dan keluarga, sebagaimotor utama dalam mendukung upaya promosi dan pecegahan stunting dalam konteks penurunan angka prevalensi stunting di desa.
Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 menunjukkan prevalensi stunting di Indonesia berada pada angka 24,4%.
Pemerintah Indonesia mencanangkan target penurunan angka prevalensi stunting hingga 14% di tahun 2024 ini. Sedangkan Kabupaten Gresik sendiri, pada tahun 2022 lalu, terjadi penurunan angka kasus stunting yang siginifikan, dari tahun 2021 di angka 8.000 kasus, dan tahun 2022 menurun sebanyak 2.000 kasus.
Mengutip pernyatan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, di angka 10,7 persen. Hal ini menjadi penyemangat bagiPemerintahan Kabupaten Gresik untuk melakukan penurunan angka stunting hingga nol persen.
Menyambut semangat dari pemerintahan daerah Kabupaten Gresik ini, CargillIndonesia menyadari bahwa dalam upaya pencegahan maupun promosi penangaan stunting di Kabupaten Gresik, khususnya di tiga Desa Manyar Komplek, tak bisa lagi dilakukan oleh pemerintah maupun tenaga kesehatan saja.
Namun, harus menjadi perhatian bersama dengan pendekatan pentahelix, yang memerankan semua pihak dalam lingkup desa. Laskar Cegah Stunting sebuah entitas sosial di desa, dalam aksinya selalu bergandeng tangan dengan stakeholder. Di antaranya Puskesmas Manyar maupun Pemerintah Desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, toko perempuan dan pemuda juga kader kesehatan serta tim penggerak PKK yang ada di desa.
“Kami sengaja membentuk Laskar Cegah Stunting di tiga desa wilayah Manyar Komplek dalam upaya percepatan penurunan stunting di Desa. Kader laskar inilah yang menjadi mitra kami dalam akselerasi maupun mempromosikan perubahan perilaku di desa dalam lingkup upaya pencegahan stunting di desa,” ujar Adi Suprayitno, Admin and Relations Manager PT Cargill Indonesia.
Menurut Adi, dalam kesempatan Hari Gizi Nasional tahun ini, kader laskar cegah stunting tengah mempersiapkan segalanya, yang tak hanya sekadar membagikan makanan tambahan.
Namun, lebih dari itu, para kader Laskar Cegah Stunting yang didampingi oleh Lembaga Penala, secara partisipatif merancang kegiatannya di setiap desa untuk menyemarakkan perhelatan tahuan dalam promosi gizi dan pangan sebagai upaya pencegahan stunting. Di antaranya, adalah kegiatan parenting, seni teatrikal kesehatan, bedah resep kudapan, maupun kegiatan mewarnai makan sehat oleh anak balita.
Tema yang dikemas bersama oleh kader Laskar Cegah Stunting dalam perhelatan Hari Gizi Nasional ke-64 di tiga desa ini adalah “Aksi Bersama Laskar Cegah Stunting Wujudkan Gizi dan Pangan Sehat di Desa Untuk Generasi Emas”.
Hal ini menunjukkan komitmen bersama,bahwa upaya warga bersama pemerintah di desa, Puskesmas Manyar dan peran perusahaan, dalam hal ini Cargill Indonesia menjadi kesatuan yang tak terpisahkan dalam upaya cegah stunting, mempromosikan gizi dan pangan yang sehat dalam penyelamatan generasi emas yang menjadi cita-cita Indonesia ke depannya.
Dalam rangkaian kegiatan selama sepekantersebut, sebanyak 90 orang ibu menyusui dan 30 anak balita gizi kurang di 3 desa wilayah Manyar Komplek mendapatkan bantuan makanan tambahan berupa susu, beras, protein hewani berupa telur, minuman kacang hijau dan kudapan sehat lainnya serta pengetahuan penting dari narasumber kompeten dalam hal gizi, pola makan dan tumbuh kembang anak. (ris)
Editor : Abdul Aziz Qomar