klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

RKPD Tulungagung Dibuka, Prediksi Anggaran Rp 300 Miliar

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Pemkab Tulungagung melaksanakan musyawarah RKPD 2023.
Pemkab Tulungagung melaksanakan musyawarah RKPD 2023.

KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Pemkab Tulungagung menggelar Musywarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Tulungagung tahun 2023.

Musrenbang kali ini dilaksanakan pada Kamis (17/03/2022) siang di salah satu hotel yang ada di Tulungagung.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Bakorwil Madiun, Bupati Tulungagung berserta Sekda dan jajaran OPD serta Forkopimda Pemkab Tulungagung serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Dihadapan peserta Musrenbang, Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Tulungagung, Erwin Novianto mengatakan Musrenbang tingkat Kabupaten ini merupakan kelanjutan dari Musyawarah tingkat desa /kelurahan yang dilanjutkan dengan musyawarah tingkat kecamatan.

Erwin merinci, dari musyawarah yang dilakukan tersebut terkumpul 628 usulan dengan prediksi anggaran sekitar Rp 300 Miliar.

"Itu usulan yang memenuhi syarat, dari total usulan sebanyak lebih dari 700 buah," ujarnya pada Kamis (17/03/2022).

Pihaknya menyebut, Musrenbang dilakukan untuk memastikan keselarasan pembangunan program di daerah dengan program program nasional oleh pemerintah pusat.

"Salah satunya untuk menetapkan prioritas pembangunan di Kabupaten Tulungagung agar seiring sejalan dan sesuai dengan rencana pembangunan di tingkat provinsi hingga pusat," ucapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo menyebut terdapat lima prioritas pembangunan daerah di tahun 2023 mendatang.

Mulai dari pembangunan SDM, Percepatan Pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, kemudahan pelayaan birokrasi dan pengentasan kemiskinan.

"Lima prioritas itu yang akan menjadi program prioritas kita untuk tahun 2023 mendatang," ucapnya.

Pihaknya memastikan infrastruktur yang menjadi prioritas adalah jalan dan jembatan, terutama untuk mendukug proyek tol Kediri  - Tulungagung.

"Untuk pembangunan SDM nya itu kita fokus ke pendidikan dan kesehatan, untuk infrastrukturnya jelas pembangunan jalan dan jembatan serta mendukung keberadaan tol Kediri - Tulungagung,"ucapnya.

Maryoto yakin pertumbuhan ekonomi Tulungagung semakin membaik, dari tahun 2020 yang ada di minus  3,5 persen karena pandemi, menjadi plus 3,53 persen pada tahun 2021 ini.

"Kita sudah mendekati normal pertumbuhan perekonomiannya, dibandingkan tahun 2020 awal pandemi yang kita sampai minus, sekarang sudah 3 koma," jelasnya.

Maryoto berharap,Musrenbang kali ini bisa mewujudkan 5 sasaran prioritas tersebut, sehingga pembangunan di Kabupaten Tulungagung bisa selaras dengan pembangunan di Provinsi Jawa Timur hingga pembangunan di tingkat pusat. (bro)

Editor :