KLIKJATIM.Com | Malang - Hasil seri 1-1 Singo Edan (Arema FC) versus Macan Kemayoran (Persija) Jakarta. Menjadikan impian Singo Edan meraup tiga point gagal terwujud saat bertanding di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar Bali, Sabtu (5/02/2022).
Namun demikian, puncak klasemen sementara tetap ditempati Singo Edan di pekan 23 dengan nilai 48. Terdapat selisih dua poin dengan Bhayangkara FC di urutan nomor 2 dengan nilai 46.
Sedangkan, hasil seri Persija Jakarta dengan Arema FC. Menjadikan Macan Kemayoran merangkak naik ke posisi 6 Liga 1 BRI dengan nilai 33, sebelumnya posisi ke - 7 nilai 32.
Pada pertandingan tersebut, menunjukkan laga lumayan sengit sejak menit awal. Keduanya berupaya saling mencetak gol sebanyak-banyaknya dari peluang yang dihasilkannya, namun gagal diselesaikan dengan baik.
Di babak pertama, Persija Jakarta berhasil mengungguli Arema FC terlebih dahulu dicetak oleh Marko Simic di menit ke - 40 setelah memanfaatkan bola rebound dari tendangan Osvaldo Haay.
Gol Persija FC menjebol gawang Singo Edan, usai Marko Simic mengirimkan umpan ke Osvaldo, tetapi berhasil ditepis kiper Arema FC Teguh Amirudin. Menimbulkan bola rebound, sehingga langsung dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh Marko Simic dengan baik.
Hal yang sama dilakukan pemain Singo Edan, peluang demi peluang dilakukan cukup menggetarkan pertahanan. Utamanya peluang dari Carlos Fortes, di menit ke - 30 dan menit selanjutnya. Tendangan bolanya masih melenceng dan menyentuh mistar gawang sekaligus berhasil ditepis penjaga gawang dari Macan Kemayoran yakni Adixi Lezivio.
Namun perjuangan Carlos Fortes di menit 57 di babak kedua sulit dibendung penjaga gawang Persija. Setelah Fortes menerima umpan dari Johan Farizi dimanfaatkan dengan tendangan saltonya.
Sehingga Arema FC mampu menyamakan kedudukan dengan skor 1-1 hingga babak kedua usai. Perubahan strategis di babak kedua dilakukan pelatih Arema FC yakni Eduardo Almeida.
Perubahan itu sepertinya memberikan efek positif bagi anak didiknya. Terbukti, di menit ke - 57 Carlos Fortes mampu melesatkan si kulit bundar ke gawang Persija. Disamping itu, permainan Dendi Santoso dan pemain lainnya kian menunjukkan semangatnya.
Informasi klasemen sementara, posisi Arema FC bisa dikatakan masih belum aman yaitu 48. Sebab, nilainya hanya unggul dua poin dari Bhayangkara FC yakni 46. Sekiranya Bhayangkara FC memenangi melawan Persib Bandung di pekan 23, maka puncak klasemen sementara bisa diraih Bhayangkara FC.
Akan tetapi, jika Bhayangkara FC (Runner-up) kalah lawan Persib Bandung. Bisa jadi posisi Runner-up diambil alih Persib Bandung di klasemen sementara. Namun itu, tergantung jumlah gol dari kedua kesebelasan tersebut nantinya. (iwan)
Editor : Wahyudi
Komplotan Perampok Pecah Kaca Lintas Negara Diamankan Polresta Banyuwangi
Polresta Banyuwangi melibatkan jaringan kepolisian internasional atau Interpol untuk membongkar komplotan pencurian dengan modus pecah kaca mobil yang diduga…
Mekanik Tewas Tertimpa Konveyor Saat Kerja di Proyek Pemecah Batu Mojokerto
Kecelakaan kerja terjadi di proyek pembangunan fasilitas pemecah batu di Dusun Manduro, Desa Manduro Manggung Gajah, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto…
Pameran Turots di Muktamar ke-35 NU, Khofifah: Warisan Ulama Nusantara Harus Jadi Referensi Dunia
KLIKJATIM.Com | Jombang – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Rais Aam Syuriah PBNU KH Afifuddin Muhajir dan Menteri Pemberdayaan P…
3.000 Mushaf Al-Qur’an hingga Atraksi Drone, Ini yang Bikin Muktamar ke-35 NU Istimewa
KLIKJATIM.Com | Jombang — Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, membawa sejumlah konsep yang disebut b…
Kemenaker Usulkan Penguatan Pedoman Kesempatan Kerja Inklusif Disabilitas di Kawasan ASEAN
KLIKJATIM.Com | Bangkok – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia mengusulkan penguatan pedoman kesempatan kerja inklusif di kawasan ASEAN…
KH Yahya Dorong NU Perkuat Sinergi dengan Pemerintah
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara Nahdlatul Ulama dan pemerintah.…